Tuesday, February 4, 2020

Sunaryo JW, Penyair yang Berubah Haluan Menjadi Seorang YouTuber


Sunaryo JW alias Masjewe


Halooo guys…

Selamat pagiii…

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Alhamdulillah kembali muncul setelah Februari telah berjalan beberapa hari. Niat hati ingin nge-post setiap hari, apa daya belum bisa terealisasi. Tapi tak apa, dinikmati saja. Tetap disyukuri. Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah.


Hari ini saya akan membahas sedikit seputar adik saya, Sunaryo JW. Sudah berapa lama ya saya kenal doi? Hmm… Mungkin sejak 2011 atau 2012. Dunia literasi membuat kita saling mengenal, berikut beberapa adik-an lainnya. Nikmat luar biasa bertemu dengan sesama pecinta literasi. Meskipun saat ini Sunaryo memutuskan untuk meninggalkan Padangsidimpuan menuju Yogyakarta. Tak apalah ya ade. Pokoknya sukses dan terus berjuang di perantauan sana. Kalau dah sukses, jangan lupa teman-teman di sini lho ya.

Sunaryo wong Jowo, kah? Jelas. Dari nama juga sudah bisa ditebak, kan? Hehe. Lelaki bernama asli Sunaryo ini lahir di Kabupaten Padang Lawas Utara, Desa Batang Pane II, tepatnya 16 Oktober 1994. Beliau memilih nama pena sebagai Sunaryo JW karena ‘Sunaryo’ saja dirasa kurang lucky. Pas ngirim naskah ke berbagai media menggunakan nama asli, tulisannya jarang dimuat. Jadilah Sunaryo mencari nama tambahan buat nama aslinya. Sehingga terpilih nama Sunaryo JW. JW artinya apa, sih? Setahu saya sih “Jarang Waras” wkkwk.😂


Karya pertama doi dimuat pada tahun  2015. Meskipun dengan honor tak seberapa dan hanya cukup buat membeli rokok dan beberapa gelas kopi, beliau bahagia luar biasa. Fokusnya sih nulis puisi. Meskipun beliau juga bisa menulis cerpen dan opini.

Komunitas Penulis Padangsidimpuan kala itu.


Akhir tahun 2019, Sunaryo memutuskan untuk merantau ke Jogyakarta demi meraih mimpi. Katanya, di sana lebih cocok untuk belajar dan berproses mengasah kreativitas dalam bidang seni. Dulu, beliau kuliah di STKIP (sekarang IPTS) Padangsidimpuan. Sunaryo dan teman-teman lainnya sering melakukan kegiatan literasi, namun belum berhasil memberikan dampak signifikan bagi kota salak ini. Meski demikian, Sunaryo bahagia ketika ia dan teman-teman membangun komunitas dengan anggota para mahasiswa. Sayangnya dosen sering melarang mahasiswa untuk mengikuti komunitas di luar kampus. Ini yang buat Sunaryo sedih dan kecewa! Tapi yang namanya hidup, selalu ada suka dan duka, kan?

Pergolakan batin menjadikan Sunaryo beralih menuju YouTube. Akankah ia meninggalkan dunia ke-penyairan? No! Puisi-puisi indah yang ia untai, berhasil dijadikan berbagai lirik lagu. Keren banget, kan? Sunaryo bersyukur sebab YouTube menjadi media tempat ia menuangkan berbagai aktivtas yang dianugerahkan Tuhan kepadanya. 

Baca juga: Minarti Manalu: Terus Berjuang demi Menggapai Mimpi


Dulu, Sunaryo pernah patah semangat sebab setelah mengunjungi beberapa kota di Sumatera, banyak ide muncul di kepalanya. Mereka mengaku sebagai seniman kreatif, namun tidak memberi ruang bagi ide-ide baru. Alhasil Sunaryo sempat mendapat caci maki dan kalimat tak enak lainnya dari mereka. Bahkan doi sempat dianggap gila! Huh! Dasar orang-orang. Lebih suka melihat hasil dibanding proses!


Inilah awal mula Sunaryo berpikir untuk membuat channel YouTube. “Aku menganggap bergerak sendiri lebih baik daripada berkelompok tapi hanya menulis berlembar-lembar wacana tanpa bergerak selangkah pun, meski beberapa pihak berkata anggapan ini egois, tapi sebenarnya bukan, berpikir untuk bergerak sendiri di tengah kelompok yg merasa kuat tapi sebenarnya tidak, itu adalah awal seseorang untuk menemukan banyak orang yang sepemikiran dan sevisi-misi.”


Lantas, apa motivasi Sunaryo dari penyair menjadi youtuber? Ternyata agar bisa menuagkan banyak hal kreatif tanpa harus takut diintimidasi dosen seperti saat kuliah dulu. Ilebayaaa anggiki.


Bagi Sunaryo, tetap berkarya tak peduli apa pendapat orang-orang pesimis. Tetap konsisten dalam menjalani hal yang tengah dilakukan. Harapannya ke depan, bisa memberi mamak menantu yang baik hati sekaligus tetap berkarya dan menjadi teman banyak orang lewat karya yang ia telurkan. Harapan yang baik 😁


Buat teman-teman yang ingin mendengar suara merdu sekaligus lagu ciptaan Sunaryo JW, silahkan kepoin di channel YouTube Masjewe”.



Request lagu boleh, tidak? Sepertinya sih boleh. Tapi teman-teman bisa tanya langsung ke beliau melalui FB Sunaryo JW atau IG Masjewe. 

Nah, itu tadi seputar Sunaryo alias Masjewe. Sukses selalu buat impiannya ya, De. Terus berkarya and be the best in your life yaa.

EvaRiyantyLubis 
Padangsidimpuan, 04 Februari 2020. 

4 comments:

  1. Hmmm... Sangat banyak manusia-manusia seperti Sunaryo JW yang memutuskan untuk berhenti, tapi beliau tidak, dia memiliki keyakinan yg kuat untuk berbuat lebih. ������

    Ngomong2 tulisannya enak dibaca. ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkunjung, abanganda :) Sukses selalu buat kitaa.

      Delete
  2. Semoga keputusan yang diambil mampu memenuhkan pengharapan dan meluluskan impian.
    Bravo dinda..

    ReplyDelete

Follow Me @evariyantylubis