Tuesday, March 30, 2021


 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi kakak semua...


Kali ini saya akan berbagi cerita seputar KBM App.

Pasti sudah banyak teman-teman yang tahu tentang aplikasi ini. 

Sebelumnya, KBM merupakan salah satu grup menulis di FB. 

Namun, mereka melakukan pengembangan hingga memiliki aplikasi sendiri. 


Saya sendiri sudah kenal KBM App sejak delapan bulan lalu.

Tapiii... aktifnya baru dua hari yang lalu. Huhuu...

Maklumlah yang rempong ini. 

Tapi banyak juga yang lebih rempong dari saya tapi sanggup bergerilya di sana. 

Semangat!!!!


Memang, perjuangannya nanti bakalan ekstra panjang.

Bagaimana harus mendapatkan pembaca, pengikut, komentar, like, dan sebagainya. 


Saya perhatikan, ada banyak penulis yang berhasil dapat puluhan bahkan ratusan juta di sana. Bikin ngiler banget, kan? Apalah awak yang penghasilannya tak pernah tetap. Bahkan dapat puluhan juta dalam satu waktu pun keitung jari. Huhuhu...


Terus, beberapa cerbung terkenal di sana kebanyakan novel rumah tangga dengan judul fantastis. Kamu bisa cek sendiri. Mungkin memang pasarannya demikian. Apalah saya yang susah banget nulis novel rumah tangga. 


Tapi... setiap naskah pasti punya pembacanya masing-masing. Mau itu teenlit, novel anak, biografi, nonfiksi, dan sebagainya. Pun demikian dengan naskah saya. Kalau berkenan, boleh berkunjung yaaa. Naskah saya masih sepi. Hihi...


Bagaimana updatenya nanti, bakalan saya bagi lagi. 


Blurb




Perempuan Kedua

— Eva Riyanty Lubis

Raja dibuat patah hati oleh Valleria, calon pengantin yang membatalkan pernikahan menjelang hari H. Padahal Raja yang notabene seorang playboy sudah berubah menjadi lelaki setia untuk membuktikan keseriusannya kepada Valleria.


Dari Jakarta, Raja memutuskan pindah ke Medan untuk bekerja sekaligus menyembuhkan luka. Di sinilah ia bertemu Dinda. Perempuan jutek yang selalu sinis memandang dunia. 


Ada luka yang telah terpahat. 


Mampukah mereka lepas dari luka tersebut untuk bersama menjemput cinta? 



Baca selengkapnya di aplikasi KBM App. Klik link di bawah :

https://kbm.id/book/detail/f8923147-f629-0f7c-4e9a-f161069d6e35?af=c835129b-fd2b-d9cd-40ad-a12eb7508bac





Salah satu judul tulisan di Cwitan App


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah masih bisa muncul di rumah maya sederhana saya ini.


Sungguh, butuh sebuah konsistensi agar bisa disiplin menulis. Termasuk menulis pada blog. Jadi, bagi saya yang sudah menjadi seorang emak, ini ndak mudah. Masih bisa menyisihkan waktu menulis saja sudah alhamdulillah. Tahu sendiri bagaimana emak-emak rempong melakukan berbagai hal. Kerjaan di rumah saja nggak ada kelarnya. Hihi... Semoga lelah kita terbayar indah ya, Moms. 


Setelah hampir satu bulan rumah maya ini ditinggalkan, saya mau cerita sedikit seputar Cwitan App. Itu lho, platform baru yang sempat saya tuliskan reviewnya. Jadi, saya gabung Cwitan App akhir Januari 2021. Sedangkan aktif sejak akhir Februari 2021. Kalau dirata-ratakan, saya sudah lumayan aktif sejak sebulan ini.


Bagaimana hasilnya?


Sebuah proses luar biasa panjang namun penuh tantangan. 


Ya, ndak mudah untuk dapat pemasukan. Memang satu view tulisan novel atau komik dihargai Rp 5,- dan satu view quotes diharga Rp 1,-


Ehh... ingat. Dapat pemasukannya kalau buka and baca lewat aplikasinya langsung yaa. Jadi, kalau lewat laptop mah ndak bakalan keitung.


Bagi kamu yang terbiasa dengan uang gede, tentu ini tak seberapa. Tapiii.... balek lagi. Kalau ada banyak pembaca, tentu pendapatan akan terus bertambah setiap harinya.


Selama sebulan berjuang di sana, alhamdulillah sudah bisa makan bakso lima piring. Hihihi... atau  beli paket internet dua minggu-lah.



Dari sini saya belajar kalau segala sesuatunya butuh proses ekstra maksimal. Jangan cepat ngeluh dan putus asa. Semua penulis pasti merasakan hal sama pada mulanya. Ndak ujug-ujug jadi penulis populer yang tulisannya dapat banyak pemasukan. 




Nah, ini dia tampilan kita di Cwitan App. User friendly banget sebenarnya. Semoga makin banyak pembaca yang gabung di Cwitan App yaa. Apa guna banyak penulis kalau pembacanya para penulis itu juga. Ya, kan?



Setahu saya, baru Mba Ari Kinoysan saja yang sudah dapat pemasukan jutaan rupiah. Tepatnya berapa juta saya kurang tahu. Tapi tulisan beliau memang banyak yang baca. 


Yuk, yang mau bergerilya di Cwitan App, segera meluncur. 

Boleh juga ramein tulisan saya, yaaa...

Ditunggu kunjungannya.



Kumpulan Puisi Rindu Hanya Untukmu

Kumpulan Cerpen Nggak Pede 

Kumpulan Cerpen Esok Tak Lagi Ada

Novel Saat Kita Jatuh Cinta