Tuesday, February 16, 2021

[REVIEW] – Replay 1988

 

Sumber: Orami

Sejak menyandang status sebagai seorang ibu, saya memutuskan untuk berhenti mengikuti drama on going. Alasannya sepele, karena tak mampu nonton plus download drama yang belom kelar. Takutnya hati sudah kadung bertanya-tanya bagaimana kelanjutan cerita, eh masih kudu nunggu seminggu lagi buat update. Halah! Memang sayanya lagi pengen nonton Drakor lama yang sudah terbukti memiliki jalan cerita bagus.

Nah, terpilihlah Replay 1988. Dulu sebenarnya sudah sempat nonton episode satu. Kisaran dua tiga tahun lalu. Namun sreg-nya belum dapat. Eh, sekarang ditonton ulang malah setiap episodenya bikin ketagihan!


Replay 1988 merupakan salah satu Drakor populer yang juga berhasil meraih rating tertinggi. Drakor yang satu ini berlatar tahun 1988—sesuai judulnya. Berkisah tentang lima orang sahabat, satu perempuan dan empat laki-laki. Mereka adalah Duk Sun ( Hyeri), Jung Hwan (Ryoo Joon Yeol), Sun Woo (Ko Gyung Pyo), Dong Ryong (Lee Dong Hwi) dan Choe Taek (Park Bo Gum).


Sumber: kompas.com

Rumah mereka berlima berdekatan, sahabatannya juga sejak kecil. Jadi, kebayangkan gimana kentalnya persahabatan mereka yang sudah seperti saudara. Setting 1988 juga buat kita mengenang banyak hal, meskipun saya sendiri lahir 1992, tetap saja banyak kenangan yang buat saya senyam-senyum pas nonton ini drama.

Misal, kekompakan para tetangga, tuker-tukeran lauk (sekarang mana ada. Hehe), nonton TV hitam putih, rambut para ibu yang kriwil-kriwil hihi, surat-suratan, dengerin radio, dan masih banyak hal lainnya. Drama ini bukan sekadar drama biasa. Banyak pelajaran yang dapat diambil di dalamnya.

Sumber: idntimes.com


Interaksinya luar biasa. Apalagi jiwa sosial mereka, patut diacungi jempol. Ya, memang beginilah hidup di masa itu. Ketika tahun demi tahun berganti nama, maka kita mau tidak mau harus mengikuti perubahan.

Duk-Sun, sang tokoh utama, karakternya sangat kuat! Eh, nggak hanya dia deng. Semua karakter begitu melekat pada ingatan. Semua punya ciri khas masing-masing, dan itulah salah satu poin plus pada drama ini. Bahkan yang perannya sedikit pun tetap memiliki karakter kuat. Sesuka itu!!!


Ada yang sakit tapi tak berdarah 


Sebagai remaja SMA, benih-benih cinta pun muncul. Duk-Sun sebenarnya tipe gadis yang gampang jatuh cinta. Apalagi ketika dikomporin dua sahabatnya di sekolah. Jadi deh dia baper. Awalnya ke Sun Woo-yang ternyata jatuh cinta pada kakak Duk-Sun, Song Bora. Beralih ke Jung-Hwan—tapi dia nggak berani sesumber seperti sebelumnya. Takut salah sangka lagi. Hihi.

Dua team pun terjadi—hal yang sering dirasakan para penikmat couple. Hhi. Ada tim Dok Sun – Jung Hwan, dan satunya lagi tim Dok Sun – Choe Taek. Kalau saya boleh milih, pastilah pilihan itu pada Babang Tampan Kesayangan saya Jung Hwan. Tapi, bila ditelusuri lebih dalam, memang Dok Sun sudah klop banget dipasangin bareng Choe Taek. Maaf!!! Review ini mengandung SPOILER!!

Dalam drama ndak berjodoh, semoga real life sampai jenjang pernikahan yaaaa...


Jung Hwan memendam cinta bertahun lamanya. Bukan dia tak berani ngungkapin cinta, tapi hatinya terlalu lembut dan nggak mau menyakiti hati sahabat yang ternyata juga suka pada Dok Sun. Hiks. Pengen peluk Jung Pal-aaaaa…. Apalagi pas episode terakhir. Tak kira dia beneran nyatakan cinta. Tenyata oh ternyataa…

Dari drama ini kita belajar bahwa perempuan butuh kepastian, guys. 

 

Sumber: mojok.co

Setiap episode dari drama ini mengandung pelajaran berharga. Jadi, bukan sekadar drama biasa. Cintanya ada, mengejar impian, jiwa sosial yang sangat kuat, hubungan antar keluarga, sahabat, tetangga, dan sebagainya. Paket komplit. Bagi kamu yang ngakunya suka Drakor, Replay 1988 tak boleh dilewatkan begitu saja. 

 

Nih saya kasih bocoran lainnya:

  • Aktor dan aktris mumpuni. Lima pemain utama tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Bahkan nama mereka hingga kini terus berkibar. Lee Hye-ri dengan berbagai macam drama plus karakter yang berhasil ia mainkan. Park Bo Gum—wuuu siapa yang tak kenal doi? Go Kyung Pyo yang juga berhasil bermain drama hampir setiap tahunnya. Kesayangan saya Ryu Jun Yeol—tak hanya sukses bermain film, doi juga ciamik memainkan drama. Setuju? Jangan lupakan Lee Dong Hwi yaa… Di drama ini, kalau doi berjodoh dengan Dok Sun pun, saya rela. Haha… 

    Aslinya cakepp, guyssss
    Sumber: Kumparan

  • Selain lima pemain utama, ada keluarga Dok Sun. Ayah, ibu, kakak, dan adek Dok Sun bermain dengan apik. Eh… saya sudah bilang kan kalau semua tokoh dalam Replay 1988 bermain sempurna? Hihi…


    Beberapa episode di awal, saya paling kesal ama Bo Ra. Habis kerjanya merepeeeeet terus. Hihi

  • Banyak adegan tak terlupakan dalam drama ini. Saat Ibu Jung Hwan dan Ibu Dok Sun menopause, Dok Sun ternyata memberikan perhatian luar biasa banyak ketika Choe Taek bertanding di China, cara Dong Ryong cari perhatian ke orang tuanya, pacaran diam-diamnya Sun Woo dan Bo Ra, judes dan kejamnya Bo Ra padahal ia sebenarnya baik hati, adeknya Dok Sun – No Eul yang lucu ternyata jago nyanyi wkwkwk, manisnya hubungan kakak adek Jung Hwan dan Jung Bong, gaya pacaran Jung Bong, dan lainnya.


    Sumber: today.line.me

  •  Jangan lupa kocaknya ayah Jung Hwan yaaaa, Moms. Hahha. Kalau kamu nonton Replay 1994, kamu nggak bakalan nyangka beliau ikut main lagi dan jadi anak kuliahan—bahkan menjadi couple terbaik dengan salah satu pemain utama wanitanya. Wkwkwk. Perannya luar biasa berubah dari Replay 1988.


    Kita masih nunggu pernikahan Dok Sun dan Choi Taek, lho 😆

Pokoknya nih yaa… kudu tonton drama ini. Selain Replay 1988, selanjutnya ada Replay 1994 dan Replay 1997. Tapi saya berhenti di tengah jalan pas nonton Replay 1994. Belum tahu kapan lanjut lagi. Hihi…

What about you?

No comments:

Post a Comment