Sunday, June 21, 2020

Sumber: Surya Malang

Drama yang satu ini sudah saya tuntaskan sesuai dengan masa ongoing-nya. Jarang saya mengikuti drama ongoing, sebab kalau sudah suka, paling malas nunggu minggu depan buat nonton kelanjutan tu drama. Jadi, saya biasa download drama kalau sudah kelar. Tapi tahun ini rada beda. Saya lumayan suka nonton drama ongoing. Coba satu dua episode, kalau suka, lanjut deh sampai tamat.


CLOY merupakan salah satu Drakor favorit tahun ini. Alasannya tentu saja para pemain utama yang aktingnya tak lagi diragukan. Babang tampan Hyun Bin dan oenni tercantik tahun ini, Son Ye Jin. Tayang di tvN pada 14 Desember 2019 s/d 16 Februari 2020. Rating drama ini juga lumayan tinggi.


CLOY adalah kisah Yoon Se Ri yang seorang pewaris konglomerat dari Korea Selatan. Ia mengalami kecelakaan hingga ‘terlempar’ ke Korea Utara dan bertemu Ri Jeong Hyuk, perwira tinggi di negara tersebut. Perjalanan Ri Jeong Hyuk dalam melindungi Yoon Se Ri pun berujung cinta.


Beberapa faktor yang menjadikan drama ini menjadi favorit, antara lain:

·         Pemeran Terbaik

Sumber: TribunNews.com

Ada Hyun Bin, Son Ye Jin, Kim Jung Hyun, dan Seo Ji Hye sebagai pereman utama. Kemampuan acting mereka sudah pasti terbukti T.O.P. Tak heran ketika Baeksang Arts Awards 2020, Hyun Bin dan Son Ye Jin mendapat penghargaan sebagai Tik Tok Male Popularity Award dan Tik Tok Female Popularity Award.


·         Ditonton Banyak Selebriti

Sumber: Pikiran Rakyat

CLOY juga mendapat respon positif sebab banyak selebritas papan atas turut menyaksikan drama ini. Bahkan mereka tak segan mengedit foto bersama pemeran utama. Saya sendiri menemukan banyak komentar positif teman di facebook seputar CLOY.


·         Kisah Cinta Beda Negara

Sumber: Berita Harian SG

Kisah cinta beda negara antara Korsel dan Korut tentu menjadi salah satu hal unik yang membuat penonton penasaran. Di sini dipaparkan bahwa Korut sangat jauh dari kata modern, berbanding terbalik dengan Korsel.


·         Gokilnya Empat Prajurit Tentara Korut

Sumber: Says.com

Kalau saya pribadi suka banget pada mereka. Karakternya unik. Park Kwang Boem dengan penampilannya yang cool—doi paling ganteng dari empat sekawan ini, Kim Joo Meok pecinta Drakor dan ngefans dengan Choi Ji Woo, Pyo Chi Soo yang paling lucu dan gokil, Geum Eun Dong yang paling polos dan imut. Hadirnya keempat prajurit ini membuat CLOY semakin keren.


·         Pakaian Keren dan Berkelas

Sumber: Tenasia

Pakaian Son Ye Jin sebagai anak konglomerat dan pebisnis keren-keren, ya. Begitu juga dengan Seo Ji Hye yang mampu menampilkan sosok mandiri, kaya, keren, dan berkelas. Doi memang cocok peran demikian, ya.

Sumber: Pikiran Rakyat


·         Buat Baper

Sumber: voi.id

Kisah cinta di dalamnya tentu buat baper. Apalagi bagian ending. So sweet sekali. Jadi ngebayangin seandainya kita diposisi itu. Ahaha. Begitu juga dengan kisah cinta pemeran kedua. Lumayan baper meski berakhir sedih.

 

Nah, demikian beberapa faktor mengapa CLOY menjadi drama romantic favorit pilihan pemirsa. Drama ini juga dibumbui oleh komedi yang berhasil buat kita ngakak. Btw, Upil Appa perannya berbanding terbalik lho dengan di The Word of the Married. Tapi actingnya tetap kece. Bagi yang belum nonton drama ini, silahkan dinikmati. Happy weekend with CLOY, yaa. Jangan baper dengan senyum oppa Hyun Bin. Hihi. Senyum yang mampu buat hati dan perasaan meleleh.

Thursday, June 18, 2020

MasyaAllah Tabarakallah
MasyaAllah Tabarakallah

38w4d kamu berada dalam rahim Bunda. 

Hadirmu merupakan anugerah terindah yang tidak pernah Bunda duga sebelumnya. Kamu tahu, Nak. Pada pernikahan pertama Bunda, anak adalah salah satu alasan kami berpisah. Kemudian ayahmu hadir. Sebuah pertemuan dan kisah cinta yang terbilang singkat, namun unik dan berkesan. Bersama ayahmu, Bunda dihujani kebahagiaan. Tanpa rencana apalagi program, kamu pun hadir dalam perut Bunda. Kamu tahu reaksi pertama Bunda setelah kamu hadir? Terbelalak tak percaya. MasyaAllah. Beginikah rasanya hamil? Beginikah rasanya ada calon jabang bayi dalam perut?



Ayahmu tentu bahagia mengetahui berita ini. Begitu juga dengan oma, imo, tulang, nambo, saudara, serta teman dekat. Mereka selalu mengingatkan Bunda untuk menjagamu dengan baik. Apalagi oma. Duh, petuahnya tak pernah ada habisnya. Jangan makan ini, jangan makan itu, jangan berjalan terlalu cepat, banyakin istirahat, bla bla bla. Puji syukur tak terhingga punya Emak seperti beliau. Sungguh, Nak, menjadi seorang ibu bukanlah perkara mudah. Meski demikian, Bunda akan berusaha semaksimal mungkin menjadi Bunda terbaik untukmu, Nak.



You and Me

Mengandungmu benar-benar salah satu pengalaman paling indah dalam hidup Bunda. Bayangkan, baru tiga minggu kamu dalam perut Bunda, Bunda dan ayah harus berangkat menuju Jakarta. Harusnya kita langsung terbang menuju Papua. Tapi Allah berkehendak lain. Kapal PELNI penuh dan mengharuskan kita nunggu jadwal berikutnya. Alhasil kita harus ‘bulan madu’ mendadak di Jakarta hampir tiga minggu lamanya.



Ayah membawa Bunda jalan-jalan ke sana kemari. Mulai dari Monas, Kota Tua, Tanah Abang, nonton bioskop, dan masih banyak lainnya. Bahagia? Tentu saja. Ayah menghujani Bunda dengan penuh kasih sayang. Dan Bunda berdoa agar hal ini terjadi hingga kami tua nanti. Bunda sayang ayah, ayah sayang Bunda, dan kami berdua tentu menyayangi kamu lebih dari apapun. 



Sayangnya Bunda 💓

Saatnya berangkat ke Papua! Selain ikut ayah sebab ayahmu kerja di sana, Bunda juga dapat kerjaan dari KBN dan Kemendikbud, yakni Residensi Penulis 2019. Iya, Nak. Bunda dapat kerjaan juga di sana. Pokoknya rezekimu benar-benar luar biasa, Sayang. Tentu ayahmu yang berperan penting dalam menuntaskan tugas Bunda. Padahal kehadiranmu benar-benar tidak memberatkan Bunda lho, Nak. Tidak ada ngidam, mual, pusing, dan lainnya yang benar-benar buat Bunda drop. Kamu kuat dan mampu menguatkan Bunda. Kalaupun ada mual dan sakit kepala sedikit, itu cuma cara Bunda buat bermanja-manja pada ayahmu. Hihi 



05 Desember 2019, Bunda pulang duluan dari Puncak Jaya menuju kampung halaman, Padangsidimpuan. Tugas Residensi Bunda kelar. Terus ayah bagaimana? Katanya nyusul Februari 2020. Tapi nyatanya ayah belum sampai juga hingga kini. Sampai kamu hadir, ayah belum juga tiba. Sedih? Tentu. Kecewa? Adalah… sedikit. Marah? Ya. Tapi mau marah pada siapa? Kondisi Covid-19 yang membuat semua tidak berjalan sesuai rencana. 



Kadang Bunda iri melihat pasangan jalan berdua. Bunda kemana-mana harus sendiri bareng kamu dalam perut. Untung ada kamu, Nak. Kalau enggak, Bunda udah nangis terus. Hihi. Bunda cengeng yaa. Tapi kamu ndak boleh cengeng kaya Bunda. 



Menjelang kelahiranmu, Bunda merasakan sakit luar biasa. Kurang lebih 50 jam. Benar-benar proses panjang agar kita bersua, Nak. Sakitnya luar  biasa. Di tengah jalan, Bunda sempat putus asa karena sudah tak bertenaga. Rasanya benar-benar lelah. Tangis menganak sungai. Oma dan bidan yang bantu bunda sudah mengeluarkan peluh dan kesal karena Bunda hendak menyerah. Lalu keajaiban tiba. Kamu hadir tanpa ada bantuan oma dan asisten bidan yang sebelumnya ikut mendorong keluarnya kamu dari perut Bunda. Ya, Nak. Hanya kita berdua, dan kamu keluar dengan tangismu yang berhasil membuat Bunda meneteskan air mata dengan senyum luar biasa bahagia. Sakit yang sebelumnya Bunda rasakan mendadak sirna. Bahkan saat bidan memberikan beberapa jahitan, Bunda sudah tak merasakan apa-apa. Semua ringan. Seolah tak ada beban tersisa.



Pertemuan pertama Bunda dan Zuhrah 💓

Ternyata melahirkan benar-benar perjuangan sangat luar biasa, Nak. Bunda akan selalu berbakti pada oma. Menyayangi beliau sampai akhir waktu. Tanpa beliau, apalah arti Bunda, Nak. Bunda benar-benar tak akan kuat bila oma tak ada di samping Bunda. Beliau adalah miracle yang selalu buat Bunda, dan sekarang miracle itu bertambah dengan hadirnya kamu.



Bunda Bahagia bisa berjumpa denganmu. Sangat sangat sangaaaaat bahagia. Syukur tak terhingga pada Sang Pencipta. Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah. Kelak, akankah kamu bisa lebih kuat dari Bunda?



Az-Zuhrah Ramadhani adalah nama yang ayah Bunda sematkan padamu. Sesuai dengan artinya, semoga kamu kelak menjadi putri salehah yang indah rupa dan perilakunya, serta menjadi putri dengan otak cemerlang. Ayah bunda juga berharap kamu bisa menjadi putri yang membanggakan bagi kami, agama, nusa dan bangsa. Terima kasih telah hadir di tengah kami, Zuhrah. Ayah bunda akan berusaha semaksimal mungkin menjadi orangtua terbaik buatmu.



Zuhrah, selamat satu bulan, Nak. I Love You so much 💓

 

Tuesday, June 16, 2020

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat siang, teman-teman.😍


Sumber: Tribun Madura

Punya target blog harus rajin update, ternyata tidak semudah mengatakannya. Hiks. Apalagi waktu hamil hingga sekarang sudah melahirkan. Boro-boro mau update. Buka laptop pun harus curi-curi waktu. Luar biasa sekali menjadi seorang ibu. Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulilah.


Setelah saya perhatikan kunjungan pembaca ke blog saya, ternyata oh ternyata review Drakor lebih banyak pembacanya dibanding tulisan lain. Ada yang sampai ribuan viewers. Sedangkan tulisan lain terkadang cuma puluhan saja. Du du du. Padahal review Drakor tidak terlalu banyak. Saya tidak selalu buat review Drakor. Kapan sempat dan mood datang saja. Hehe.


Kali ini saya bakalan kasih review seputar drama Korea dengan rating tertinggi sepanjang sejarah, apa lagi kalau bukan THE WORD OF THE MARRIED. Saking viralnya drama yang satu ini, saya yakin sudah banyak diantara kita yang khatam kisah di dalamnya.


Kalau soal acting, tidak diragukan lagi lah yaa. Semua artis aktor di dalamnya benar-benar memainkan peran secara mumpuni.


Sebut saja Ji Sun Woo. Artis yang sudah malang melintang dalam industry hiburan. Siapa yang tidak suka dengan penjiwaannya dalam drama ini yang sangat luar biasa? Usia boleh lebih setengah abad. Tapi penjiwaan acting tidak ada yang bisa meragukan lagi. Sejak episode pertama, saya sudah jatuh cinta dengan aktingnya. Padahal jarang sekali saya menonton drama Korea yang tokoh utamanya sebaya emak di rumah. Hehe. Tapi ini drama memang bukan sembarang drama. Salah satu faktor keberhasilan drama ini adalah adanya Imo Ji Sun Woo.


Beberapa poin penting dari Drama ini menurut saya adalah:

LAKON ARTIS/AKTOR SANGAT MUMPUNI

Sumber: Tirto

Siapa yang tidak setuju kalau semua artis/aktor dalam drama ini memainkan peran dengan sempurna? Mulai dari Ji Sun Woo, Lee Tae Oh, Yeo Da Kyung, Go Ye Rim, Son Je Hyuk, Lee Jon Yong, Sul Myung Sook, dan masih banyak lainnya. Peran marah, sedih, kesal, kecewa, dan segala macam emosi mereka mainkan dengan baik. Tak ayal setiap episode berhasil meraih rating tinggi.



KISAH DISAJIKAN DENGAN UNIK DAN BERKESAN

Sumber: JawaPos

Kisah pelakor memang sudah banyak ditayangkan, hanya saja kisah ini agak berbeda dari kisah lainnya. Perbedaannya terletak dari pemeran utama wanita yang tidak ‘jatuh’ saat sang suami bermain di belakangnya. Ia dengan segala ‘ketangguhannya’ berusaha ‘mengalahkan’ sang suami beserta selingkuhan. Meski cobaan datang bertubi-tubi, ia tetap berdiri dengan tangguh. Siapa coba yang tidak sedih dikhianati suami, anak, sahabat, rekan kerja, dan tetangga? Duh, sakitnya pasti luar biasa. Saya yakin kalau hal ini menimpa orang banyak dalam kehidupan nyata, pasti banyak yang stress dan depresi. Paling tidak curhat di media sosial untuk mendapat simpati masyarakat. Nah, kalau Ji Sun Woo tidak mau menye-menye seperti itu. Meski di awal dia sempat putus asa dengan membuang semua pakaian Lee Tae Oh beserta foto wedding mereka. Tapi bukan Ji Sun Woo namanya kalau putus asa sebegitu mudahnya.



PELAKOR/PEBINOR TIDAK AKAN PERNAH SUKSES

Yang namanya merebut bukan miliknya, cepat atau lambat bakalan kena karma. Kalau sekiranya saat ini mereka bahagia, percaya deh, cepat atau lambat bakalan dapat balasan. Begitu juga dalam kisah ini. Bukannya bahagia, malah sebaliknya yang dirasakan Lee Tae Oh. Mau kembali ke istri tua, sudah tidak menerima. Kembali ke istri muda, apalagi. Alhasil menjelang ending, hidupnya benar-benar sengsara, tidak memiliki apa-apa.



OST MENDAYU-DAYU

Ost dari drama yang satu ini memang cocok sekali dengan kisah yang disajikan. Begitu dalam, sedih, penuh haru, dan pas banget dengan kondisi Ji Sun Woo.



KEMATIAN PARK IN KYU

Nah, kisah ini menurut saya masih buram. Belum tahu siapa sebenarnya pembunuh Park In Kyu. Apakah Lee Tae Oh, atau suruhan ayah Da Kyung. Benar-benar belum jelas.



BERAKHIRNYA ADEGAN MIN HYUN SEO

Sumber: Kumparan

Setelah kematian Park In Kyu, adegan Min Hyun Seo pun ‘menuju’ akhir. Saya sendiri belum rela berpisah dengannya. Kenapa? Perannya keren. Kalimatnya oke, visualnya oke, bahkan menurut saya kalau soal artis tercantik dalam drama ini, saya bakalan pilih doi.



ENDING KURANG MEMUASKAN

Yang saya sesalkan adalah ending saat putra Ji Sun Woo dan Lee Tae Oh menghilang bahkan sampai satu tahun lamanya. Hellow! Masa anak di bawah umur bisa hilang sampai setahun gitu? Bukanlah polisi di Korea sana sangat canggih? CCTV juga ada di mana-mana. Terus, bagaimana dengan hidup Jun Yong selama menghilang? Emangnya dia punya tabungan? Dia tinggal di mana? Nah, ini masih jadi misteri. Yang jelas dia memang kembali ke ibunya setahun setelah menghilang.


Nah, berminat nonton drama ini?



Instagram