Jumat, 30 November 2018

Dapatkah Hidup dari Menulis?


pixabay.com

Eva Riyanty Lubis 

Dapatkah Hidup Dari Menulis?

Sebagai seorang penulis atau yang ingin terjun di dunia ini, pasti pernah bertanya-tanya apakah menulis dapat dijadikan sebagai pemasukan utama. Kalau di luar negeri, seorang penulis malah bisa hidup sangat berkecukupan dan dipandang luar biasa. Coba lihat J.K. Rowling, Collins, Daniel Keyes, Stephen King, dan masih banyak lainnya. 


Kalau di Indonesia sendiri seperti apa?

Jika kamu suka menulis dan ingin full time dibidang ini, maka lakukanlah! Hadapi segala rintangan yang ada dan jangan pernah lelah untuk berhenti belajar agar kualitas tulisanmu lebih baik lagi ke depannya. Masalah rezeki mah sudah ada yang ngatur. Semakin produktif kamu menulis, insyaAllah rezeki juga bakalan ngalir.


Kalau kamu ingin memperoleh penghasilan dari menulis, maka jadilah penulis produktif. Bayangkan kalau kamu tidak menulis, maka kamu nggak bakalan dapat penghasilan. Lah, kalau nggak dapat pengasilan gimana mau makan? Bayar kontrakan rumah? Dan segala pengeluaran lainnya? Apalagi kalau kita sudah menikah.


Yakinkan dirimu kalau kamu harus mampu memperoleh penghasilan yang sama besarnya dengan pekerja kantoran. Bisa? Bisa dong. Pasang target. Misal satu bulan ini kudu dapat 4juta. Caranya dengan menulis satu buku, lima cerpen, tiga artikel, bla bla bla. Pasang sendiri targetmu. Mau nulis buku, cerpen, artikel, puisi, semua terserah padamu. 


Berapa sih penghasilan penulis di Indonesia?

  • Mas Bambang Irwanto, dalam sepekan terkadang ada dua tulisannya yang masuk majalah Bobo. Misalkan satu kali muat mendapat honor Rp 250.000. Berarti sebulan sudah dapat 2juta, kan? Belum lagi dari honor tulisan di media lain dan ngajar menulis cerita anak secara online.

  • Mbak Tanti Amelia merupakan mami cantik yang yang aktif ngeblog. Di Jakarta, seorang blogger tidak boleh dianggap sepele. Sekali datang diacara bisa dapat uang saku minimal Rp 500.000 lho. Belum lagi produk yang dikasih secara gratis. Katakanlah kalau dalam sebulan dapat 10 kali undangan. Gajinya sudah seimbang dengan PNS, kan?

  • Kang Ali Muakhir yang merupakan penulis yang berhasil memegang rekor MURI dengan buku terbitnya yang sangat banyak. Bila satu buku saja dapat royalti Rp 200.000 dalam enam bulan, kalikan dengan 200 buku terbit.  Bisa cepat punya rumah, kan?

  • Mbak Watiek Ideo yang beberapa bukunya masuk bestseller. Jika dirata-rata dalam sebulan beliau bisa memperoleh 5juta. Belum lagi pemasukan dari mengisi acara. Wahh .... luar biasa, kan?

Ide Menulis dari Mana?

Ide bisa datang darimana saja. Yang harus kamu pelajari adalah bagaimana mengembangkan ide itu menjadi menarik dan layak diterbitkan penerbit. Makanya kamu harus rajin baca buku dan rajin mencari tahu tulisan yang diinginkan oleh penerbit. Awal menulis kamu bisa mengamati, menirum dan memodifikasi. Lamat laun kamu pasti menemukan gayamu sendiri. 


Mengelola Keuangan dari Menulis

Menjadi seorang penulis, kamu harus bisa mengelola keuangan dengan benar. Karena penghasilan kita belum tentu datang setiap bulannya. Makanya ketika menerima honor, sisihkan langsung untuk investasi di masa mendatang. Misal buka warung, bisnis kecil-kecilan, kos-kosan, dan sebagainya.


Semangat menulis ya. InsyaAllah proses dan perjuangan tidak akan mengingkari hasil.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @evariyantylubis