Selasa, 15 Agustus 2017

Baru Merasakan Menjadi Seorang Ibu? 3 Perlakuan Sepele ini Membahayakan Kesehatan Anak

Sumber gambar: Pixabay.com

Menikah di usia muda sekaligus diamanahi anak pada usia yang juga tergolong muda, pasti dirasakan oleh banyak perempuan. Ketika kita sudah menjadi orangtua, berarti ada banyak hal yang harus dipelajari, salah satunya cara mengasuh anak yang sehat dan aman. Jika ilmu dalam mengasuh anak tidak dipelajari dan dipahami dengan baik, kemungkinan di suatu waktu kita bisa membahayakan anak. Padahal bisa jadi hal yang dilakukan tersebut sangat sepele, namun memberikan efek negatif yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan bisa terjadi. Sebagai contoh, bayi baru lahir hendak dimandikan dengan air panas dan lupa mencampur air tersebut dengan air dingin terlebih dahulu. Benar-benar fatal sekali kalau hal tersebut bisa terjadi!

            Sebagai seorang ibu, apalagi yang tinggal jauh dari keluarga alias merantau, pastilah butuh teman untuk saling berbagi cerita dan pengalaman antar sesama ibu. Dari berbagi cerita dan pengalaman itu, barulah kita sadari bahwa tidak hanya kita yang pernah melakukan hal sepele namun membayakan bagi anak, namun mereka juga pernah melakukan hal yang sama.

            Dari poin tersebut bisa disimpulkan bahwa dalam mengasuh anak sangat berkaitan pada banyak hal, salah satunya berhubungan dengan medis. Meskipun kita sebagai orangtua tidak memiliki pendidikan atau ahli di bidang tersebut, namun kita tetap diharuskan untuk mempelajari dan memahami agar bisa mengaplikasikannya dalam mengasuh anak.
            Lalu, apa saja yang biasa dilakukan ibu namun bisa berakibat fatal pada anak? 

Menyuapi Anak Secara Paksa
Salah satu ‘cobaan’ terberat bagi ibu adalah ketika buah hatinya malas makan. Sudah diberi berbagai macam bujuk rayu, tetap saja anak menolak untuk makan. Jujur, ibu-ibu pasti merasa kesal banget, kan? Belum lagi ada anak yang untuk menghabiskan semangkuk kecil nasi membutuhkan waktu hingga berjam-jam. Itu pun setelah ibu berjuang mati-matian agar anak mau membuka mulut dan menyendokkan nasi sedikit demi sedikit. Yang harus kita pahami sebagai seorang ibu, khususnya ibu muda adalah, semalas apapun anak makan, jangan sampai kita memberi makan secara paksa pada mereka. Meskipun kita disibukkan dengan berbagai macam pekerjaan dan tidak bisa berlama-lama dalam membujuk rayu anak untuk makan. Jangan sesekali berpikir bahwa nasi harus dimakan anak, walaupun dengan cara dipaksa. Mengapa? Sebab perlakuan tersebut bisa memberikan efek menakutkan pada anak. Jadi, makan dengan cara dipaksa bukan solusi terbaik. Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan solusi:
·        Pelajari dan pahami apa penyebab anak susah makan. Bisa jadi karena menunya yang tidak enak, makanan yang itu-itu saja, atau suasana makan yang kurang menyenangkan. Setiap anak pasti memiliki karakter dan keinginan berbeda. Ada anak yang mau makan jika makanan tersebut terasa enak. Ada anak yang mau makan jika menu makanan selalu berganti dan bervariasi. Ada juga anak yang ingin makan jika dibarengi dengan kegiatan yang menyenangkan. Misal, sembari menyuapi anak, ibu membacakan dongeng pada mereka.

·        Seorang ibu juga harus peka akan keinginan buah hati. Tanyakan pada anak menu apa yang mereka inginkan. Tentunya jika ibu memenuhi selera anak, mereka pun menjadi bersemangat untuk makan.

Menambahkan Garam pada Makanan Bayi
Tidak sedikit ibu yang menambahkan garam pada makanan buah hatinya. Alasannya agar makanan yang mereka makan tidak terasa hambar. Penulis Dr. Carol Cooper dalam bukunya yang berjudul, ‘Baby and Child Questions and Answer’ menjelaskan bahwa bayi hanya membutuhkan makanan lembut, bukan makanan yang terasa asin ataupun manis. Pemberian garam pada bayi bisa menyebabkan ginjalnya bekerja terlalu keras. Dilansir dari healt.detik.com (24/02/2012), kebiasaan mengkonsumsi makanan asin atau manis dapat membuat anak sulit makan sayur.

Membuat Susu Formula dengan Air Panas
Saya sendiri baru mengetahui bahwa membuat susu formula dengan menyeduh air panas secara langsung untuk dikonsumsi anak bukanlah cara tepat. Karena kebanyakan ibu dalam membuat susu formula, yakni: susu formula di masukkan ke dalam botol sesuai takaran, diseduh dengan air panas, didiamkan hingga botol terasa hangat, baru diberi pada anak. Dilansir dari tabloidnova.com (12/04/2013), bila menyeduh susu formula dengan air panas, maka protein yang terkandung di dalam susu akan menggumpal dan dapat merusak vitamin di dalamnya. WHO juga menjelaskan bahwa susu formula bukanlah produk steril meskipun sudah menjalani berbagai macam proses dalam mengupayakan standar prosedur dan kehigienisan. Tetapi, menyeduhnya dengan air panas secara langsung juga bukan pilihan terbaik. Adapun cara membuat susu formula yang tepat, adalah:
·        Memasak air yang akan digunakan untuk melarutkan susu hingga mendidih.
·        Diamkan dalam wadah tertutup kurang lebih 10 – 15 menit.
·        Tuangkan airnya ke dalam gelas atau botol.
·        Masukkan susu bubuk hingga larut sesuai dengan takaran.
·        Rendam botol ke dalam air dingin hingga susu terasa hangat dan siap untuk diminum. 

            

            Ketiga hal di atas adalah beberapa perlakuan yang biasa dilakukan oleh ibu pada anak, namun bisa berakibat fatal ke depannya untuk tumbuh kembang anak. Semoga kita bisa menjadi ibu yang mengasuh anak secara aman dan sehat, ya. 

Tulisan ini telah dipublikasikan pada UC News: Baru Merasakan Menjadi Seorang Ibu? 3 Perlakuan Sepele ini Membahayakan Kesehatan Anak,  (12/08/2017)            

2 komentar:

  1. nah itu tuh makan susah bawaannya kesel pengen emosi aja, duhh ternyata kudu kreatif lagi masak makanannya :D

    www.leeviahan.com

    BalasHapus
  2. Betul, Mbak. Jadi Ibu kudu kreatif :D

    BalasHapus

Follow Me @evariyantylubis