Jumat, 25 November 2016

All You Need is Love ... and Books

Eva Riyanty Lubis
Sumber Gambar: Broc's Bookcase

            Setiap tanggal 23 April, diperingati sebagai Hari Buku Sedunia. Ada yang memperingatinya dengan cara membaca buku secara bersama-sama, ada yang memberi seminar seputar buku dan kepenulisan, dan sebagainya.

Sejarah Peringatan Hari Buku
            Dulu, di Katalonia, Spanyol, setiap tanggal 23 April,  dirayakan sebuah festival yang bernama Festival Sant Jordi. Waktu itu laki-laki memberikan bunga mawar merah pada perempuan, sedang perempuan membalas pemberian lelaki dengan sebuah buku.
            Di tanggal yang sama juga merupakan tanggal kematian pengarang terkemuka asal Spanyol, Miguel de Cerventes. Hingga pada akhirnya, di tahun 1995, UNESCO menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Buku Sedunia. Di Negara kita ini sendiri, Hari Buku Sedunia dirayakan sejak tahun 2006.

Mengapa Kita Harus Membaca Buku?
            Negara kita tercinta ini termasuk salah satu Negara dengan minat baca rendah. Sungguh sangat disayangkan. Padahal, agar Negara semakin berkembang dan maju, dibutuhkan masyarakat yang pintar. Dan untuk menjadi pintar, wajiblah membaca buku. Jadi, selain hal tersebut, apa sih alasan yang mengharuskan kita untuk membaca buku?

1.      Sebab buku merupakan gudangnya ilmu pengetahuan. Semakin banyak buku yang kita baca, maka semakin banyak ilmu pengetahuan yang kita dapatkan.
2.      Untuk melatih daya ingat. Bersyukurlah kita sebagai manusia yang dikaruniai otak yang mampu mengingat banyak hal. Jadi, pergunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
3.      Memperoleh ketenangan. Percaya atau tidak, terkadang rutinitas yang dilakukan membuat kita lelah dan bosan. Maka, buku bisa menjadi obat agar kita kembali melakukan rutinitas dengan baik. Misalnya dengan membaca buku spiritual atau motivasi.
4.      Membuat imajinasi kita semakin berkembang. Dengan membaca buku, pikiran kita dipaksa berimajinasi. Berbeda halnya dengan menonton televisi.
5.      Buku merupakan teman yang baik. Kala kita sedih, bacalah buku. Sebab dari buku kita bisa melupakan sejenak masalah yang kita dialami. Atau setelah membaca buku, kita bisa merasa lebih santai dan berpikir kalau semua bisa dihadapi.
6.      Hiburan murah meriah bermanfaat. Dari pada menghabiskan waktu bermain di luar dan mengeluarkan banyak biaya, mending kita baca buku. Lagian seiring dengan semakin canggihnya tekhnologi, kita juga bisa membaca banyak hal dari internet. Beberapa situs bahkan memberikan e-book secara gratis berupa buku, majalah, komik dan sebagainya.  

Buku Apa Saja yang Bagus untuk Dibaca?
            Semuanya tergantung pada kita. Kita minat paca bacaan jenis apa? Ada dua jenis buku. Fiksi dan non fiksi. Yang fiksi, bisa berupa novel, kumpulan cerita pendek, puisi, pantun, dan sebagainya. Atau buku non fiksi, berupa artikel, buku pelajaran sekolah, dan lain-lain.
            Mulailah membaca buku yang mudah dimengerti. Seiring berjalannya waktu, kita pun  akan bisa membaca buku dengan tingkat bahasa atau butuh pemikiran yang lebih tinggi.

Tips Membeli Buku Bagus
1.      Kenali penulisnya. Bisa mencari tahu seputar penulis dari internet.
2.      Kenali penerbitnya. Ada banyak penerbitan buku di Indonesia. Namun, tidak semua penerbit memiliki kemampuan untuk menerbitkan buku berkualitas.
3.      Baca sinopsisnya. Sinopsis belakang buku adalah ringkasan dari isi buku yang bersangkutan.
4.      Tergabung dalam komunitas pembaca buku. Biasanya teman-teman akan merekomendasikan buku yang menurut mereka bagus.

Admin Okeday doyan banget baca buku lho ^o^



Kesimpulannya, cinta buku bisa dimulai sejak sekarang. Peringatan hari buku hanyalah seremonial belaka. Yang terpenting adalah hari-hari setelah itu. Tanamkan pada diri untuk cinta pada buku! Baca buku minimal satu buku dalam satu minggu. Setelah itu, rasakan betapa dahsyat manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @evariyantylubis