Sabtu, 29 Oktober 2016

Septia Khoirunnisa



“Aku suka kamu, sayang sama kamu. Mau gak jadi pacarku?” ungkapan yang biasa diungkapkan oleh seorang insan yang sedang merasakan cinta kepada belahan jiwanya.

Lalu apakah ungkapan tersebut wajar adanya? Sesungguhnya Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan, itu artinya tidak ada yang salah dengan rasa cinta terhadap lawan jenis. Hanya saja, saat kita mengutarakan rasa cinta tersebut perlu dibersamai dengan tindakan nyata yang berakhir dengan jalan halal.

Jatuh cinta hanya ada dua macam, jatuh cinta dengan elegan dan jatuh cinta lalu hancur. Kali ini yang akan dibahas adalah bagaimana jatuh cinta dengan cara elegan antara lain:

Sumber gambar: Kabar Dari Panyileukan


Mencintai dalam diam

Saat seseorang mulai dilanda virus merah jambu, maka yang akan terjadi adalah perubahan pada detak jantung saat orang yang kita sukai lewat di hadapan kita, mendengar suaranya atau hanya sekedar mengingat wajahnya. Maka cara jatuh cinta yang elegan pertama adalah tanamkan pada diri kita bahwa sebelum halal jalan terbaik mencintainya cukup dengan diam. Tidak perlu banyak diumbar seberapa sukanya kita dengan orang tersebut atau hal-hal lain yang menandakan bahwa kita teramat mencintainya.

Semakin mencintai pemilik cinta, Allah SWT.

Boleh jatuh cinta dengan seseorang, akan tetapi yakinkan dalam diri bahwa rasa cinta terbesar kita hanya kepada Allah SWT. Dalam urusan cinta maka serahkan rasa itu hanya kepada-Nya. Perbanyaklah ibadah, alihkan perhatianmu ke arah yang lebih bermanfaat. Jika benar mencintai seseorang maka jangan kejar cinta orang tersebut, melainkan kejarlah cinta Allah SWT. Seperti halnya kisah cinta di antara Zulaikha dan Nabi Yusuf. Ketika Zulaikha mengejar cinta Nabi Yusuf, makin jauh Nabi Yusuf darinya. Ketika Zulaikha mengejar cintanya Allah, Allah datangkan Nabi Yusuf untuknya.

Sumber gambar: Tumiesn Warna Warni Har


Tundukan pandangan

Saat cinta terhadap lawan jenis mulai berkembang, maka tundukan pandang. Insyaallah, Allah akan jaga hati kita dari berlanjutnya cinta yang salah.

Perbanyak doa dan zikir

Mencintai seseorang adalah ujian hati yang lumayan rumit. Jika tidak pandai menyikapinya, maka hancurlah hati yang selama ini kita jaga. Maka cara selanjutnya adalah dengan memperpanjang waktu zikir dan memperbanyak doa. Jaga sesorang yang kita cintai dalam setiap doa-doa mesra kita kepada Allah SWT. Semoga, jika tepat waktunya Allah SWT akan memberikan jawaban terbaik-Nya.

Sumber gambar: vemale.com


Cari tahu pribadinya dari orang-orang terdekatnya

Jika memang benar kita serius mencintainya, maka cara untuk tahu apapun tentangnya adalah dengan bertanya kepada orang-orang yang sekiranya dekat dengannya. Hindari berdua-duan sebelum adanya ikatan halal. Bila memang harus bertemu, maka ajaklah seseorang yang kira-kira dapat mengingatkan di jalan kebaikan.

Salat Istikharah

Setelah mengetahui seluk beluk kehidupannya, kepribadiannya dan hal-hal lain yang dirasa penting maka langkah selanjutnya adalah melaksanakan solat istikharah. Minta petunjuk pada Allah SWT.

Sumber gambar: Hijabiworld


Ajak menikah

Langkah terakhir untuk jatuh cinta elegan adalah ajaklah seseorang yang sudah mantap kita pilih untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Menikah. Hanya dengan cara tersebut maka sempurnalah langkah-langkah jatuh cinta dengan elegan. Alangkah indahnya mengungkapkan rasa cinta saat halal telah digapai. Romantisnya bisa melebihi drama-drama korea. Hehehe. J


Pernikahan adalah momen yang sangat sakral. Jadi usahakan dalam prosesnya dilakukan dengan cara-cara yang baik. Insyaallah, Allah akan bukakan jalan terbaik-Nya untuk mempersatukan dua insan yang serius saling mencintai. Dengan begitu keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah dapat terwujud nyata. 

Jumat, 28 Oktober 2016

Eva  Riyanty Lubis

Mercusuar yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1882 sebagai landmark Pulau Lengkuas


            Saat ini, Pulau Lengkuas adalah salah satu icon terkenal di Belitung. Pesona dan keindahannya memang tiada tara. Jika sudah menginjakkan kaki di Belitung untuk berwisata, tidak etis rasanya kalau tidak mengunjungi pulau istimewa ini. Agar bisa sampai ke Pulau Lengkuas, kita harus menyewa perahu. Untuk satu perahu kecil, kita harus mengeluarkan kocek kurang lebih Rp 400.000,00. Tetapi satu perahu muat kurang lebih untuk sepuluh orang. Dengan perahu itu, kita bisa mengitari pulau-pulau kecil mana saja yang kita inginkan kisaran lima jam.

            Sebelum merapat ke Pulau Lengkuas, mata kita akan dimanjakan dengan terlihatnya mercusuar setinggi 62 meter. Dan tanpa kita duga, kita akan mengucapkan rasa kagum dan syukur kepada Yang Maha Kuasa akan pemandangan indah tersebut. Bagaimana tidak, sebuah mercusuar tinggi yang siap mencakar langit ternyata telah dibangun di atas pulau kecil itu sejak tahun 1882 oleh Belanda.


Pemandangan dari salah satu sudut puncak mercusuar


            Mercusuar itu sendiri hingga kini masih berfungsi sebagai pemandu kapal-kapal yang berlayar di wilayah tersebut pada malam hari. Dan tentu saja bangunannya masih bagus dan kokoh. Kita juga tidak akan mendapatkan kotoran di sana sebab bangunan tinggi itu memiliki penjaga. Untuk menaiki mercusuar tersebut, setiap pengunjung dipungut biaya sebesar Rp 5.000,00 per orang sebagai biaya kebersihan.

            Untuk mencapai puncak, kita harus menaiki ratusan anak tangga. Oleh karena itu diharapkan kepada pengunjung untuk membawa minuman serta makanannya masing-masing agar tubuh tetap bertenaga. Kalau kita lupa membawa makanan dan minuman dari rumah, kita bisa mendapatkannya dari penjual yang memang berjualan di sekitaran bangunan mercusuar ini.

Indahnya laut di sekitaran Pulau Lengkuas

            Karena menuju puncak mercusuar membutuhkan energy yang cukup banyak, sesekali kita bisa berhenti sejenak sembari menikmati keindahan pemandangan dari jendela yang tersedia di setiap lantai. Kita akan benar-benar merasa terkagum-kagum. Apalagi pemandangan yang ditawarkan di setiap jendela lantai memberikan sudut pandang yang berbeda-beda.

            Dan rasa lelah yang telah berhasil kita lalui akan memberikan kejutan yang sangat menakjubkan. Yakni pemandangan indah sekeliling Pulau Lengkuas yang keindahannya sampai sulit dilukiskan dalam kata-kata.

            Sembari angin memberikan sentuhannya kepada kita, kita pun bisa melihat hamparan laut yang menampakkan warna-warni dari hijau tosca hingga biru. Hal itu sebagai bukti kejernihan air sehingga menampakkan kedalaman air laut. Bahkan kita juga bisa melihat terumbu-terumbu karang yang tumbuh dengan subur. 

            Kita juga akan menemukan banyak pengunjung yang melakukan aktivitas snorkeling. Fasilitas tersebut sudah digabungkan dengan biaya sewa perahu yang telah disebutkan di atas. Kalau kita tidak mau rugi, ya kita wajib untuk melakukan snorkeling. Dijamin rasanya akan asyik dan seru sekali. Snorkeling di salah satu laut terindah yang dimiliki Indonesia. Meski begitu, kita harus hati-hati. Disarankan untuk menggunakan pin untuk menghemat tenaga dan menjaga kaki dari bulu babi.

            Di puncak mercusuar, semua pengunjung juga pasti tidak akan melewatkan momen bernarsis ria. Mengambil foto dari berbagai sudut yang memberikan keindahannya masing-masing. Kalau hari libur tiba, kita tidak boleh berlama-lama di puncak mercusuar karena harus antri dengan pengunjung lain yang juga ingin menikmati keindahan pemandangannya. Untuk itu ada bagusnya menikmati keindahan alam ini ketika tidak sedang dalam keadaan libur. Agar kita bisa berlama-lama di atas puncak.

Pulau Lengkuas hanyalah sebuah pulau kecil. Namun keindahannya tiada tara.

            Pulau Lengkuas tidak hanya menampilkan mercusuarnya saja. Sebab ada juga hutan batuan granit yang tumbuh di sekeliling pulau tersebut. Kita boleh mengitari hutan kecil itu sembari menikmati suara-suara burung yang merdu.

            Setelah selesai mengitari pulau, menaklukkan puncak mercusuar, dan bersenorkeling, kita bisa beristirahat yakni duduk di bawah pepohonan, bermain ayunan, atau tiduran terbaring di atas pasir putih yang cantik.

Di sini, kamu bisa melihat dan menyentuh hewan imut ini :)


            Pulau Lengkuas layak untuk menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia. Saya sendiri menyebut pulau ini sebagai pulau romantis sebab memberikan nuansa yang nyaman, adem, dan damai. Bersama Pulau Lengkuas, pikiran tenang dan sudah pasti hati menjadi riang.

            Pulau ini memiliki fasilitas yang lumayan lengkap. Ada toilet, kamar mandi, tempat sholat, tempat manggang-manggang, warung makanan sekaligus tempat ngopi dan warung air kelapa muda.

Pengunjung yang berpose di antara bebatuan granit di sekitaran Pulau Lengkuas.



            Turis luar negeri saja sudah banyak yang merasakan keindahan Pulau Lengkuas. Masa kita sebagai masyarakat Indonesia tidak? So, catat destinasi ini sebagai tujuan wisata liburanmu! Kalau mau ngajak aku dan suami free ongkir pp, nggak nolak kok ;)
Sumber gambar: yudhihendros.wordpress.com

Eva Riyanty Lubis

Bagi teman-teman yang doyan banget nulis fiksi (cerpen dan puisi), boleh banget untuk mengirimkan naskahnya ke media dengan honor tertinggi ini.

“Ah, takut! Penulis di media itu keren-keren semua. Aku mah apa atuh!”

“Aku cuma penulis junior. Mana bisa bersaing dengan penulis senior.”

Dan blablabla.

Percayalah, kalau kamu tidak mencobanya mulai dari sekarang, kapan lagi? Action! Tidak ada usaha yang sia-sia.

1.     KOMPAS (opini@kompas.co.id, opini@kompas.com)
Honor cerpen Rp 1.400.000. Puisi Rp 550.000

2.     MAJALAH FEMINA
Honor cerpen Rp 975.000

3.     JAWA POS (ari@jawapos.co.id. ariemetro@yahoo.com)
Honor cerpen Rp. 925.000. Puisi Rp 725.000. Resensi Rp 630.000

4.     MAJALAH GADIS
Honor cerpen Rp 850.000

5.     MAJALAH ESQUIRE
Honor cerpen Rp 825.000

6.     TEMPO (ktminggu@tempo.co.id)
Honor cerpen Rp 750.000. Puisi Rp 600.000

Honor cerpen Rp 705.000. Puisi Rp 625.000

8.    KEDAULATAN RAKYAT (naskahkr@gmail.com , jayadikastari@yahoo.com)
Honor cerpen Rp 400.000

9.    REPUBLIKA (sekretariat@republika.co.id)
Honor cerpen Rp 400.000

10.  TABLOID NOVA (nova@gramedia-majalah.com)
Honor cerpen Rp 388.000
Eva Riyanty Lubis




Kita selalu mengeluh soal banjir, sampah di mana-mana, polusi udara, dan berbagai macam hal lainnya. Padahal yang seharusnya kita lakukan adalah menyelesaikan masalah atau mencari solusi. Bukan mengeluh akibat masalah-masalah tersebut.

            Adapun hal-hal kecil yang dapat kita lakukan namun memberi efek besar bagi kehidupan antara lain:

1.      Membuang sampah pada tempatnya
Slogan itu pasti sudah kita ketahui sejak kita duduk di bangku sekolah. Mungkin terdengar klise. Faktanya sampai saat ini kebanyakan orang dari yang muda hingga yang tua masih saja tidak peduli dan membuang sampah sembarangan. Jelas-jelas tempat sampah sudah disediakan. Namun dianya seolah tidak terlihat. Jadi tidak heran Indonesia, khususnya Medan terlihat jorok. Belum lagi masyarakatnya yang gemar membuang sampah ke sungai. Sungai menjadi tercemar dan tidak dapat difungsikan dengan baik.

2.      Kurangi polusi udara
Medan termasuk kota dengan pengguna kendaraan terbanyak. Akibatnya macet melanda, polusi bertebaran di mana-mana. Oleh karena itu masyarakat sampai harus menggunakan masker saking banyaknya polusi udara. Hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan memilih kendaraan ramah lingkungan dan menggunakan kendaraan seperlunya saja. Kalau hanya ingin membeli makanan berjarak beberapa meter, lebih baik berjalan kaki atau bersepeda. Dengan demikian polusi udara dan bisingnya suara bisa berkurang.

3.      Gunakan air seperlunya
Kebanyakan orang kalau sudah mandi, pasti berjam-jam. Entah apa yang dilakukan di dalam kamar mandi. Malah dengan santainya bersiul dan berdangdut ria. Padahal bisa jadi di depan pintu kamar mandi beberapa orang menunggu bagian agar bisa mandi. Gunakanlah air secukupnya. Tampung air di dalam ember. Seperti mencuci, jangan membiasakan membilas cucian dari air yang mengalir. Sebab membiasakan diri memakai air langsung dari kran terbuka berpotensi memubazirkan air. Sebahagian orang mungkin berpikir egois sebab sudah membayar uang air. Padahal penggunaan mubazir cepat atau lambat dapat memberikan efek buruk pada kehidupan.

4.      Gunakan listrik seperlunya
Sesuaikan pemakaian lampu dengan kebutuhan. Jika keluar dari ruangan, matikan lampu, komputer, AC, kipas angin, televisi, radio, dan sebagainya. Bagusnya lagi, pakailah peralatan listrik yang hemat energy.

5.      Gunakan kertas seperlunya
Kertas pasti salah satu kebutuhan yang termasuk penting dalam kehidupan kita. Padahal kita pasti sudah tahu kalau semakin banyak kertas yang kita pakai, maka semakin banyak pohon yang ditebang. Artinya, boros kertas mempercepat penggundulan hutan. Mensiasati penggunaaan kertas bisa dengan berbagai cara. Misalnya buku-buku yang sudah tidak terpakai namun lembaran kosongnya masih banyak, jangan langsung dibuang. Tetap pergunakan semaksimal mungkin. Kalau memfoto copy, bisa menggunakan kertas bekas yang sisi belakangnya masih kosong. Penggunaan tissue diganti menjadi satu tangan atau lap tangan, dan sebagainya.

6.      Sayangi alam
Zaman sekarang adalah zamannya para backpacker, traveller atau pecinta alam. Wisata-wisata alam mulai dikunjungi. Satu sisi, itu bagus dan menjadi devisa bagi daerah masing-masing. Yang menjadi masalah adalah masih banyak dari mereka yang tidak peduli pada lingkungan alam. Misalnya dengan membuang sampah sembarangan, memetik bunga-bunga spesies langka sesuka hati,  meninggalkan sisa api unggun begitu saja, dan masih banyak lainnya. Padahal alam itu harus dijaga, disayangi, dan dilestarikan.


            Nah, itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan. Jadi jangan lagi mengeluh soal ini itu dan mengkambinghitamkan orang banyak karenanya. Tetapi mulailah koreksi diri sendiri. Apa yang telah kita diberikan pada lingkungan? Apa kehadiran kita membawa manfaat atau malah sebaliknya?
Eva Riyanty Lubis


Sumber Gambar: www.tabloidnova.com



Setiap orang bisa menjadi kaya. Baik itu di usia muda maupun tua. Semuanya tergantung pilihan masing-masing. Tapi kita tidak sedang membicarakan orang yang memang kaya dari lahirnya. Yang tidak perlu repot-repot memikirkan bagaimana cara mendatangkan uang. Yang kita paparkan kali ini adalah tips bagaimana menjadi kaya di usia muda.
            Kalau berkata tentang takdir, saya lebih setuju kalau takdir seseorang itu berada di tangannya masing-masing. Kalau kita asyik berpangku tangan atau hanya bisa berdoa terus menerus, bagaimana rezeki akan datang? Tuhan tidak akan mengubah nasib kaumnya kalau mereka sendiri tidak ada niat dan usaha untuk berubah.
            Masih ingat dengan Merry Riana? Perempuan gigih yang tak tenal lelah sehingga berhasil menggenggam impiannya dengan mendapatkan Rp 1 juta Dollar dalam usia 26 tahun. Tentu saja hal itu sangat luar biasa. Namun tak semua orang mengerti dan memahami proses yang telah dia jalani. Sungguh, dia telah menempuh jalan yang sangat panjang. Dengan kegagalan berkali-kali yang membuat dia terus bangkit. Sebab yang dia yakini, semakin banyak kegagalan yang didapatkan, maka semakin dekat kesuksesan itu untuk diraih.
            Nah, berikut beberapa tips agar kaya di usia muda:

1. Potong Biaya Pengeluaran

Sudah tidak diragukan lagi kalau anak muda zaman sekarang memiliki pengeluaran yang sangat banyak. Padahal belum memiliki suami apalagi anak. Misalnya kalau melihat sale, mata langsung jelalatan ingin membeli. Padahal barang-barang itu belum tentu sangat dibutuhkan. Jadi, pergunakan yang masih ada. Jangan sampai terjadi pemborosan. Untuk itu, ada baiknya kita membuat list apa saja yang akan menjadi pengeluaran prioritas. Mindset kita juga harus dirubah. Kita hidup dengan ‘pas-pasan’ demi masa depan yang lebih baik.

2. Upayakan Untuk Tidak Berhutang

            Indonesia termasuk salah satu Negara dengan pengguna kartu kredit terbanyak di dunia. Maklum saja, Negara kita ini terlampau mudah dikelabuhi. Apalagi setelah diiming-imingi dengan berbagai macam keuntungan bila menggunakan kartu kredit. Pun demikian dengan anak mudanya.
            Faktanya, semakin sering kita melakukan transaksi dengan kartu kredit, maka semakin banyak utang yang harus dibayarkan. Belum lagi dengan bunga-bunganya. Kalau uang yang dipinjam dipergunakan dengan hal yang bermanfaat, misalnya kembali menghasilkan uang, tentu saja ini tidak bermasalah.
            Nah, kalau uang tersebut hanya untuk bersenang-senang atau agar dianggap keren oleh orang-orang sekitar, maka patutlah untuk pusing tujuh keliling.
            Jadi bagusnya, segera lunasi hutang-hutangmu. Ketika terbebas dari hutang, dijamin pikiran akan semakin tenang dan hidup lebih gampang untuk dijalani.

3. Mari Menginvestasikan Uang

            Sebelum membuat rancangan pengeluaran, ada baiknya kamu langsung mengambil beberapa persen dari uangmu untuk diinvestasikan. Dan ini harus rutin dilaksanakan. Oke, awalnya pasti terasa susah. Namun seiring berjalannya waktu, kita akan terbiasa dan akan merasakan manfaat dari investasi ini.
            Kemana uang harus diinvestasikan? Tergantung pilihan masing-masing. Bisa saja dengan membeli tanah, rumah, atau apapun itu yang ke depannya bila dijual akan memberikan harga yang jauh lebih tinggi.
            Agar lebih faham, sering-seringlah berdiskusi dengan orang yang sudah makan asam garam dengan yang namanya investasi. Atau perbanyak mencari tahu hal ini dari internet atau pun buku.

4. Jangan Terlalu Mempedulikan Pendapat Orang Lain

            Orang lain boleh memberikan komentar tentang kita. Tapi kita juga berhak untuk memilah pendapat-pendapat itu. Yang pasti pendapat orang lain belum tentu kebenaran sesungguhnya. Kitalah yang lebih tahu bagaimana diri kita.
            Kalau kita malah down karena pendapat orang, berarti kita termasuk orang yang lemah. Semakin gigih kita dalam mencapai tujuan, maka akan semakin banyak godaan yang kita dapatkan. Biarlah orang berkata apa. Yang pasti kita tahu kalau kita telah berbuat yang lebih baik untuk diri kita sendiri.

5. Selalu Ingat pada Yang Maha Kuasa dan Orangtua

            Inilah yang paling penting. Kita boleh berencana sepanjang mungkin. Namun kalau kita sendiri tidak yakin akan kebesaran Tuhan, bagaimana kita bisa mencapai kekayaan itu? Selalulah berdoa padaNya. Minta petunjuk agar dimudahkan dalam segala tujuan. Pun begitu dengan orangtua. Biasanya, orang-orang yang baik pada kedua orangtua, hidupnya akan baik pula. Bukankah ridho orangtua adalah ridho Sang Pencipta pula?
*
            Ketika kaya sudah berhasil dicapai, maka jadilah orang kaya sesungguhnya. Yang dengan ringan tangan membantu orang-orang yang membutuhkan. Bukan merasa sok sebab memiliki harta lebih dibandingkan orang lain.

            Percayalah, semakin sering kita membantu orang lain, maka rezeki yang akan kita dapatkan akan semakin banyak pula.

Selasa, 25 Oktober 2016

Eva Riyanty Lubis

Sumber gambar: Harian Analisa Medan



“Ih dia cerdas banget, sih? Enak banget ya. Pasti karena orangtuanya juga cerdas. Terus dia juga dilahirkan dari orang yang berada,” tukas seseorang pada saya. Karena kalimatnya itu, saya jadi berpikir, memangnya menjadi orang cerdas itu bawaan lahir? Lalu, hanya orang yang memiliki harta lebihkah yang bisa mendapatkan lebel itu?

Saya rasa tidak. Toh faktanya ada anak yang kemampuannya tergolong standar padahal kedua orangtuanya cerdas. Ada juga sebaliknya. Anaknya cerdas, sedangkan orangtuanya biasa-biasa saja. Jadi, cerdas bukan bawaan lahir. Kita bisa menciptakannya. 

Lantas, bagaimana caranya? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar menjadi remaja cerdas:

1.                  Bertanggung Jawab
Tidak semua pribadi yang hidup di dunia ini memiliki sikap bertanggung jawab. Apalagi jika ego menguasai diri. Jauhkan ego itu dari dirimu sendiri sekarang juga. Mulailah bertanggung jawab dari hal-hal kecil. Misalnya: bertanggung jawab untuk dirimu sendiri. Ketika kamu memutuskan untuk kuliah di kampus A sesuai dengan pilihan hatimu, maka jika ke depannya terjadi sesuatu yang tidak kamu inginkan, hadapilah. Jangan mengeluh apalagi menyerah.

2.                  Kreatif
Remaja cerdas apalah remaja yang bisa berpikir kreatif. Bila rencana A tidak berjalan sukses, maka kamu bisa menjalankan rencana B, C, dan sebagainya. Contoh lainnya: bila lampu mati padahal kamu tengah belajar, jangan langsung putus asa, kamu bisa menghidupkan lilin atau lampu dinding. Selalu ada jalan keluar.

3.                  Tingkah Laku dan Kepribadian yang baik
Selalu berbuat baik pada sesama. Bahkan jika orang lain tidak peduli dengan apa yang kamu lakukan. Tulus dalam melakukannya. Cepat atau lambat ketulusan hati dalam berbuat juga akan menggerakkan orang lain untuk membalas apa yang kamu perbuat.

4.                  Percaya Diri dan Jadi Diri Sendiri
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kembangkan kelebihanmu hingga lama-kelamaan kekuranganmu pun tertutupi. Yang pasti selalulah merasa nyaman dengan diri sendiri.

5.                  Pantang Menyerah
Bukankah Tuhan juga menjanjikan bahwa dibalik kesulitan akan ada kemudahan? Nah, itu artinya kita tidak boleh menjadi pribadi lemah yang pantang menyerah. Jadilah pribadi yang kuat.

6.                  Berpikir Positif
Berpikir positif membuat kita ‘gampang’ dalam menjalani hidup. Kamu adalah apa yang kamu pikirkan.

7.                  Jadi Pelopor
Jangan pernah ragu dan takut untuk menjadi pelopor dibidang kebaikan. Misalnya: ketika ada bencana di daerahmu sedangkan kampus atau teman-teman hanya  menunjukkan simpati, maka kamu bisa menggerakkan temanmu untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat dari sekedar rasa simpati. Yakni dengan mengumpulkan sumbangan moral dan material, atau sebagainya.

8.                  Isi Otak
Kita tidak harus mengetahui dan mengerti semua hal, tetapi kita wajib untuk terus menggali kemampuan diri sesuai minat dan bakat yang kita miliki. Dengan begitu kita bisa menjadi pribadi yang berguna bagi banyak orang.

9.                  Fokus pada Tujuan
Remaja cerdas itu selalu fokus pada tujuan. Bukan pribadi plin-plan yang tidak tahu apa yang dia mau.

10.              Selalu Bersyukur dan Tidak Pernah Lupa pada Sang Pencipta
Bersyukur dan selalu ingat pada Sang Pencipta membuat kita terhindar dari rasa dengki, iri, dan segala sifat buruk lainnya.

11.              Cintai Seni
Remaja cerdas adalah pribadi yang mencintai seni. Baik itu dibidang sastra, tari, seni rupa, dan sebagainya. Tidak harus bisa melakukannya. Tetapi dengan mencintainya membuat seni di Negara kita ini pun akan terus berkembang. Kalau bukan kita yang mencintai seni yang ada di Negara kita sendiri, siapa lagi?

12.              Gaul
Gaul dalam artian kita tahu trend yang tengah terjadi. Namun bukan berarti kita menjadi pribadi yang menerima setiap bentuk ‘perubahan’ itu. Jika baik, boleh diikuti, jika tidak, maka cukup tahu saja.

13.              Semangat
Remaja cerdas adalah remaja yang penuh dengan semangat. Bukan menye-menye atau galau tidak jelas.

14.              Kuat Mental
Bermental baja apapun yang tengah terjadi pada dirimu. Terpuruk pada suatu keadaan tidak akan mengubah apa pun.

15.              Mulailah Menabung
Menabung itu memberikan banyak manfaat. Salah satunya kamu bisa membeli atau melakukan apa pun yang kamu mau dengan hasil sisihan jajanmu, tanpa merepotkan orangtuamu lagi.

16.              Pelihara Tubuhmu
Kalau kamu sakit, kamu tidak akan bisa melakukan banyak hal. Untuk itu, terus pelihara tubuhmu. Makan bergizi, olahraga, dan tidur yang cukup.

17.              Peduli Lingkungan
Jadilah pribadi yang peduli akan lingkungan. Ketika ada acara gotong royong bersama, tidak usah malu untuk ikut.

18.              Perbanyak Teman
Mempunyai banyak teman membuat hidupmu akan semakin berwarna. Karena itu, hindari menghabiskan waktu seharian di dalam kamar atau rumah. Keluarlah! Perbanyak temanmu. Sah-sah saja jika kamu memiliki banyak teman di dunia maya. Tetapi kamu juga harus bisa menyeimbangkannya dengan kehidupan nyatamu.

19.              Senyum
Senyum tidak hanya membuat hidup lebih bahagia, tetapi tanpa kita sadari, kita juga telah menebar kebahagiaan kepada orang sekitar. Seperti ucapan banyak orang, “Tersenyumlah, maka orang akan balas tersenyum padamu.”

20.              Ikhlas
Ikhlas melakukan sesuatu sebab efeknya luar biasa dahsyat.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjadi remaja cerdas. So, sudah siap untuk menjadi remaja cerdas, kan?



Medan, Mei 2015

Dimuat di Harian Analisa Medan
Minggu, 23 Agustus 2015

Follow Me @evariyantylubis