Jumat, 25 November 2016

Eva Riyanty Lubis

            Apa saja sih yang hinggap dipikiran kita ketika memikirkan yang namanya traveling? Menurut saya pribadi, traveling tidak bisa dipandang hanya dari satu sudut atau sisi. Karena ada banyak hal yang berkaitan dengan traveling itu sendiri. Nah,       berikut akan saya sebutkan beberapa pernak-pernik yang berhubungan dengan traveling:

1. Tempat tujuan

Sumber Gambar: Cornea Research Foundation of America

Ketika ide untuk traveling muncul, tempat tujuan adalah hal yang paling penting untuk dipikirkan. Sebab inti dari traveling itu sendiri tak lain dan tak bukan untuk mengunjungi tempat yang menarik. Jadi tempat tujuan traveling harus benar-benar dipikirkan secara matang. Mau ke gunung? Pantai? Danau? Luar kota? Luar negeri?


2. Tujuan traveling

Sumber Gambar: Couponscop.com

Tujuan boleh jadi yang pertama kamu pikirkan ketika hendak traveling. Bisa juga menyusul setelah kamu menemukan tempat tujuan yang pas untuk traveling-mu nanti. Mau move on gara-gara diputusin pacar? IPK turun drastis? Pengen nunjukkin ke teman kalau kamu tengah berada di tempat keren? Hunting kuliner? Mempelajari budaya daerah lain? Belajar bahasa baru? Shopping? Pengen nambah cap baru di passport? Ngabisin jajan yang tidak ada habis-habisnya? Terserah deh. Yang penting apapun tujuan traveling-mu, pastikan kamu menikmati semuanya dengan sepenuh hati. 


3. Masalah biaya

Sumber Gambar : US News Travel

Sebenarnya setiap orang bisa melakukan traveling. Permasalahan utamanya adalah masih banyak dari kita yang takut traveling karena merasa belum mempunyai duit yang cukup. Padahal traveling tidak selamanya mengeluarkan uang yang banyak. Semua kembali kepada individu masing-masing. Jika tidak bisa traveling mewah, toh kita masih bisa melakukan traveling murah meriah namun tetap merasakan kesenangan yang luar biasa. Apalagi di zaman yang serba canggih ini, info traveling murah meriah sudah bertebaran di mana-mana.


4. Gaya traveling

Sumber Gambar: www.techmalak.com

Gaya traveling setiap orang pasti berbeda-beda. Ada yang pengen traveling sama teman, sayangnya teman tidak bisa karena berbagai alasan. Pengen traveling sama saudara, eh saudaranya malah sedang bokek atau sibuk dengan kerjaan, bahkan parahnya tidak ada waktu cuti.
Sebahagian malah lebih nyaman kalau traveling sendirian. Tak peduli orang berkata apa padanya, yang pasti dia sudah tetap kekeuh kalau dia akan pergi sendiri. Yang lain lebih suka ikut grup. Alasannya lebih aman dan tidak begitu beresiko. Tak jarang pula ditemukan pribadi yang tidak pernah ada masalah mau traveling sendiri atau ramai-ramai. So, kamu termasuk tipe yang mana?


5. Model Tas

Sumber Gambar: www.istockphoto.com

            Mau pakai koper atau backpack? Ada yang mengatakan kalau bawa koper lebih enak. Tinggal tarik saja. Badan bebas encok. Baju di dalam pun tidak akan kusut. Yang lain mengatakan kalau bawa backpack lebih gampang. Tinggal digendong di punggung. Kalau traveling dari satu kota ke kota lain, lebih praktis.         Yang pasti semua kembali ke kita. Sesuaikan dengan kepentingan dan kenyamanan masing-masing.


6. Transportasi

Sumber Gambar: blog.qlapa.com

            Mau naik pesawat? Kapal? Bus? Mobil? Becak? Motor? Sepeda? Sesuaikan saja dengan tujuan dan keuangan. Sebab naik transportasi apa pun pasti akan memberikan cerita yang bakalan menyenangkan buat travelingmu. Tak perlu memusingkan hal tersebut. Pilih transportasimu dan nikmati keseruannya.


7. Tempat tinggal

Sumber Gambar: www.suitcaseandi.com

Mau nginap di rumah saudara atau rumah teman? No! Tidak semua orang suka pilihan itu kalau tujuan travelingnya pengen melakukan banyak hal. Jadi pilihan lain yang bisa diambil adalah dengan memilih penginapan. Hotel dan hostel bisa menjadi pilihan. Hostel diasosiasikan sebagai tempat peristirahatan yang cukup nyaman dengan fasilitas terbatas tetapi murah meriah. Sedangkan hotel sebaliknya. Namun sekarang ini sudah banyak juga hotel dengan tarif terjangkau. Rajin-rajin saja melihat promo harga hotel di website yang tersedia.


8. Cara Traveling

Sumber Gambar: Huffington Post

            Traveling dengan gaya backpacking pasti lebih suka traveling dengan cara independent. Semua urus sendiri. Mulai dari tempat tinggal, transportasi, objek wisata yang ingin dikunjungi, dan masih banyak lainnya. Tersesat dan mengalami kejadian lucu, aneh, atau seram adalah yang dia nanti-nantikan. Sedangkan yang memilih gaya traveling dengan tour agent adalah kebanyakan orang yang tidak suka ribet dan tentunya mempunyai duit lebih. Dari A sampai Z sudah diurus. 


            Perbedaan tempat tujuan, gaya traveling, model tas, transportasi, tempat tinggal, atau cara traveling, bukanlah masalah yang perlu diperdebatkan. Sebab semua itu tergantung dengan kebutuhan, keinginan, dan kepentingan masing-masing individu. So, ada rencana traveling weekend ini?
Eva Riyanty Lubis

Sumber Gambar: Harmonas

            Di negara kita Indonesia, kesuksesan seseorang biasanya selalu dikaitkan dengan jenjang pendidikan yang telah berhasil ditempuh. Semakin tinggi dan banyak gelar yang diraih, semakin kagum dan hormat pulalah orang padanya. Sama sekali tidak melihat ilmu dan kemampuan seseorang itu secara langsung. Padahal ijazah belum tentu jawaban akan kemampuan seseorang.

            Di lingkungan masyarakat, kebanyakan selalu ditanamkan pada pikiran putra-putrinya untuk bersekolah setinggi mungkin agar nantinya mendapatkan pekerjaan yang layak. Faktanya, banyak pekerjaan yang dikerjakan tanpa butuh ijazah sarjana. Sia-siakan ijazah itu? Ya. Kalau seseorang bersekolah hanya demi mendapatkan gelar. Rugi materi dan waktu.

            Sesungguhnya, ilmu bisa didapatkan di mana saja. Semua tergantung dengan niat dan usaha dalam mempelajari apa yang kita inginkan. Kalau ingin kuliah, maka kuliahlah yang baik. Pilih jurusan sesuai dengan minat agar dalam proses belajarnya tidak merasa tertekan. Selain kita dapat ilmu, kita juga akan diberi bonus berupa nilai sesuai dengan kemampuan.

            Kalau belum bisa berkuliah, maka jangan sampai berkecil hati. Sudah dibuktikan kalau ada banyak orang yang sukses tanpa harus mendapat gelar sarjana. Seperti di Indonesia baru-baru ini. Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja, Susi Pudjiastuti. Seorang menteri tanpa sarjana. Meski begitu beliau menunjukkan kalau beliau memang pantas menjadi seorang menteri. Ada lagi Andrie Wongso, Buya Hamka, Andi F Noya, dan masih banyak lainnya. Belum lagi dari luar negeri seperti pendiri facebook Mark Zuckerberg, pendiri Microsoft, Bill Gates, dan lain-lain.

            Jadi, cepat atau lambat, nilai tidak akan menjadi syarat kesuksesan seseorang. Skill-lah yang paling dibutuhkan. Untuk itu, kalau kamu memiliki skill dalam suatu bidang, maka pelajarilah lebih lanjut agar kemampuan itu semakin baik dan berkembang. Percaya saja, Tuhan tidak akan menutup matanya pada hambaNya yang berusaha dengan niat dan usaha tulus ikhlas.

            Dan seperti yang dikatakan Michelle Obama, sukses itu bukan seberapa banyak materi yang kamu dapatkan. Namun bagaimana hidupmu dapat bermanfaat bagi kamu dan orang banyak.


            Jadi, jangan pernah takut untuk berjuang dalam hidup ini meski kamu tidak memiliki nilai di ijazah yang bagus. Selalu belajar, berdoa dan berjuang. 
Eva Riyanty Lubis
           
Sumber Gambar: Horror Novel Reviews

Hari Anti Narkoba Sedunia atau yang dikenal dengan sebutan World Anti-Drug Day diperingati setiap 26 Juni untuk melawan penyalahgunaan obat-obat terlarang. Peringatan ini dimulai sejak tahun 1987 oleh PBB. Itu artinya, narkoba tidak boleh dipandang sebelah mata.

            Di Indonesia sendiri kasus narkoba (narkotika dan obat-obat terlarang lainnya) semakin merebak. Dari pengkonsumsi, pengedar, penjual, bahkan bandar. Yang mengkonsumsi narkoba pun semakin meningkat, mulai dari kalangan orangtua sampai dengan generasi muda, dari yang hidup di jalanan sampai yang tinggal di rumah mewah. Jenisnya bermacam-macam, antara lain: morfin, heroin (putauw), petidin, termasuk ganja atau kanabis, mariyuana, hashis, kokain, dan sebagainya. Sedangkan jenis Psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin, ekstasi, shabu, obat penenang seperti mogadon, rohypnol, dumolid, lexotan, pil koplo, BK, termasuk LSD, Mushroom.

            Seiring berjalannya waktu, penyebaran narkoba pun hampir tidak terbendung. Oknum-oknum tidak bertanggung jawab melakukan berbagai cara agar masyarakat Indonesia banyak yang menjadi korban. Seperti beberapa bulan lalu, ditemukannya narkoba jenis baru berbentuk kertas, ganja dicampur aduk dengan bahan makanan kemudian dimasak sehingga berbentuk seperti brownies, coklat, atau permen. Benar-benar mengiris hati. Pasalnya hal tersebut membuat pihak-pihak yang tidak tahu menahu menjadi korban.

            Kita sendiri tahu bahwa narkoba sangat dilarang di Indonesia kecuali digunakan dalam bidang kedokteran. Kepada orang-orang yang mengkonsumsi, pengedar, penjual, dan bandar yang ketahuan pasti dikenakan sanksi yang sesuai dengan undang-udang. Mulai dari masuk penjara, denda, hingga hukuman mati. Namun, hal itu tidak membuat ‘mereka’ jera. Kita lihat sendiri fakta yang terjadi di Negara kita.Tingkat penyalahgunaan narkoba semakin tinggi. Bahkan gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) mencatat sebanyak lima juta jiwa menjadi pengguna dan pecandu Narkoba di Indonesia pada tahun 2012.

            Benar-benar mengiris hati. Sebab narkoba berpotensi mengancurkan bangsa dan peradaban. Mau dibawa ke mana Negara kita ini bila generasi muda banyak yang terjerumus narkoba? Bukankah pemuda adalah pemimpin di masa yang akan datang?

            Sebenarnya, narkoba bisa diberantas. Asal rakyat dan pemerintah saling bekerja sama. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses panjang. Namun, bila dilakukan dengan sungguh-sungguh, pasti akan membuahkan hasil yang maksimal. Contoh nyatanya adalah dulu Indonesia berhasil merdeka dari tangan penjajah. Hal itu terjadi sebab rakyat dan pemerintah bekerja sama sampai titik darah penghabisan. Begitu pula dengan kasus narkoba. Jadi, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi.

            Sebagai remaja beberapa hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari narkoba antara lain:
1.      Kuatkan iman, mendekatkan diri pada Sang Pencipta.
2.      Selalu pakai logika, pemikiran, serta pertimbangan. Jangan gunakan emosi semata.
3.      Bila ada masalah, cepat temukan solusinya. Atau bisa juga meminta pendapat dari orang-orang terdekat atau orang tersayang. Misalnya orangtua dan sahabat.
4.      Pandai-pandailah dalam memilih teman.
5.      Bila memiliki waktu luang yang banyak, gunakan waktu itu dengan mengikuti kegiatan yang bermanfaat. Misalnya dengan gabung komunitas yang menarik hati, mengembangkan hobi, dan lain-lain.
6.      Jika libur tiba, habiskan waktu dengan orang-orang yang disayang. Bisa dengan melakukan piknik, karoke, masak bersama, makan bersama, dan sebagainya.
7.      Jadilah sosok yang bertanggung jawab. Jujur kepada diri sendiri dan menjadi contoh yang baik bagi orang sekitar.


Untuk itu, jauhi narkoba dengan tidak menyentuh apalagi mengkonsumsinya. Sebab bila sudah terjerumus dengan obat terlarang itu, akan datang penyesalan di kemudian hari. Hidup pun jauh dari kata menyenangkan. Lindungi diri dan orang-orang yang disayang. Jadi, katakan tidak pada narkoba! 
Eva Riyanty Lubis
Sumber Gambar: Broc's Bookcase

            Setiap tanggal 23 April, diperingati sebagai Hari Buku Sedunia. Ada yang memperingatinya dengan cara membaca buku secara bersama-sama, ada yang memberi seminar seputar buku dan kepenulisan, dan sebagainya.

Sejarah Peringatan Hari Buku
            Dulu, di Katalonia, Spanyol, setiap tanggal 23 April,  dirayakan sebuah festival yang bernama Festival Sant Jordi. Waktu itu laki-laki memberikan bunga mawar merah pada perempuan, sedang perempuan membalas pemberian lelaki dengan sebuah buku.
            Di tanggal yang sama juga merupakan tanggal kematian pengarang terkemuka asal Spanyol, Miguel de Cerventes. Hingga pada akhirnya, di tahun 1995, UNESCO menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Buku Sedunia. Di Negara kita ini sendiri, Hari Buku Sedunia dirayakan sejak tahun 2006.

Mengapa Kita Harus Membaca Buku?
            Negara kita tercinta ini termasuk salah satu Negara dengan minat baca rendah. Sungguh sangat disayangkan. Padahal, agar Negara semakin berkembang dan maju, dibutuhkan masyarakat yang pintar. Dan untuk menjadi pintar, wajiblah membaca buku. Jadi, selain hal tersebut, apa sih alasan yang mengharuskan kita untuk membaca buku?

1.      Sebab buku merupakan gudangnya ilmu pengetahuan. Semakin banyak buku yang kita baca, maka semakin banyak ilmu pengetahuan yang kita dapatkan.
2.      Untuk melatih daya ingat. Bersyukurlah kita sebagai manusia yang dikaruniai otak yang mampu mengingat banyak hal. Jadi, pergunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
3.      Memperoleh ketenangan. Percaya atau tidak, terkadang rutinitas yang dilakukan membuat kita lelah dan bosan. Maka, buku bisa menjadi obat agar kita kembali melakukan rutinitas dengan baik. Misalnya dengan membaca buku spiritual atau motivasi.
4.      Membuat imajinasi kita semakin berkembang. Dengan membaca buku, pikiran kita dipaksa berimajinasi. Berbeda halnya dengan menonton televisi.
5.      Buku merupakan teman yang baik. Kala kita sedih, bacalah buku. Sebab dari buku kita bisa melupakan sejenak masalah yang kita dialami. Atau setelah membaca buku, kita bisa merasa lebih santai dan berpikir kalau semua bisa dihadapi.
6.      Hiburan murah meriah bermanfaat. Dari pada menghabiskan waktu bermain di luar dan mengeluarkan banyak biaya, mending kita baca buku. Lagian seiring dengan semakin canggihnya tekhnologi, kita juga bisa membaca banyak hal dari internet. Beberapa situs bahkan memberikan e-book secara gratis berupa buku, majalah, komik dan sebagainya.  

Buku Apa Saja yang Bagus untuk Dibaca?
            Semuanya tergantung pada kita. Kita minat paca bacaan jenis apa? Ada dua jenis buku. Fiksi dan non fiksi. Yang fiksi, bisa berupa novel, kumpulan cerita pendek, puisi, pantun, dan sebagainya. Atau buku non fiksi, berupa artikel, buku pelajaran sekolah, dan lain-lain.
            Mulailah membaca buku yang mudah dimengerti. Seiring berjalannya waktu, kita pun  akan bisa membaca buku dengan tingkat bahasa atau butuh pemikiran yang lebih tinggi.

Tips Membeli Buku Bagus
1.      Kenali penulisnya. Bisa mencari tahu seputar penulis dari internet.
2.      Kenali penerbitnya. Ada banyak penerbitan buku di Indonesia. Namun, tidak semua penerbit memiliki kemampuan untuk menerbitkan buku berkualitas.
3.      Baca sinopsisnya. Sinopsis belakang buku adalah ringkasan dari isi buku yang bersangkutan.
4.      Tergabung dalam komunitas pembaca buku. Biasanya teman-teman akan merekomendasikan buku yang menurut mereka bagus.

Admin Okeday doyan banget baca buku lho ^o^



Kesimpulannya, cinta buku bisa dimulai sejak sekarang. Peringatan hari buku hanyalah seremonial belaka. Yang terpenting adalah hari-hari setelah itu. Tanamkan pada diri untuk cinta pada buku! Baca buku minimal satu buku dalam satu minggu. Setelah itu, rasakan betapa dahsyat manfaatnya.
Scarlet Heart Ryeo merupakan serial televisi Korea Selatan yang diangkat dari novel Tiongkok berjudul, “Bu Bu Jing Xin” karya Tong Hua. Berikut alasan mengapa kamu wajib untuk menonton drakor yang satu ini:

1.       Cerita Penuh Intrik
Kita sebagai penonton selalu dibuat terkesima oleh plot dan alur cerita Drakor. Benar-benar di luar dugaan alias tidak tertebak. Memang, Drakor selalu menyajikan cerita-cerita menarik. Tapi drakor yang satu ini luar biasa. Di samping genre historical yang sudah bisa dipastikan akan menyajikan berbagai macam intrik kerajaan dan embel-embelnya. Yang jelas, ketika kamu menonton Drakor ini, siap-siap baper dah! Emosimu bakalan dimainkan secara sempurna ^0^

Sumber Gambar: Indowarta


2.       Surganya Cogan
Satu Drakor biasanya hanya menampilkan maksimal 3 cogan alias cowok ganteng. Nah, kalau di sini, ada 7 cogan, sodara-sodara. Gimana nggak melek terus? :D Yang lebih menarik, mereka berhasil memainkan karakternya dengan sempurna! Prince Wong So yang cool abis. Prince Wang Wook yang pintar, kalem, dan berkharisma. Prince Wang Yo yang ambisius. Prince Wang Eun yang lucu, kocak, dan lugu. Prince Baek-ah yang lembut hatinya. Prince Wang Jung yang keren abis. Prince Wang Won yang licik.
Aihhhh… mereka daebak!

Sumber Gambar: dorama.akihabara.cz


3.       Cantiknya IU
Di sini, kita dipuasin oleh acting keren dari si cantik IU. Udahlah orangnya cakep, suara oke, acting pun ciamik. Suka banget dengan peran yang dia bawakan. Di awal-awal episode, dia berperan sebagai perempuan yang ceria, tidak takut pada apapun, dan selalu bersikap apa adanya. Kepolosannya membuat para pangeran tertarik padanya. Ketika memasuki pertengahan cerita, IU bertransformasi menjadi perempuan kuat, dewasa, dan tangguh. Menye-menyenya hilang seketika. Sesuai dengan kondisi kerajaan yang sudah berubah sebab para pangeran saling berebut tahta. Di ending, dia berperen sebagai perempuan sabar, dan berpendirian kuat. Tangisannya selalu berhasil menyayat hati. Kamu kerennn eonni!

Sumber gambar: Amino Apps


4.       Ada Seohyun!
Seohyun yang manis memainkan perannya begitu sempurna. Ketika dia megang pedang, kesannya malah manis ya. Bukan menakutkan. Cantik banget sih :D  Nggak bosan-bosan mandanginnya. Pantas Pengeran Baek-Ah sampai jatuh cinta. Sayangnya ending cinta mereka tragis L Kasihan Baek-Ah ditinggal mati.

Sumber Gambar: Indowarta


5.       Ending Memukau
Ending Drakor yang satu ini anti mainstream. Banyak yang menyayangkan endingnya karena tidak bahagia. Tapi bagi saya, endingnya luar biasa! Love it!

Sumber Gambar: AsianWiki


6.       Soundtracks Menyayat Hati
Kita tidak tahu apa arti dari lyrics dari lagu-lagu itu (kecuali ngintip subtitle ya). Tapi tetap saja berhasil membuat hati ikut tersayat-sayat. The power of Drakor sih ini. :D

Sumber Gambar: Twitter.com



So, tunggu apalagi? Yang belum nonton, silahkan masukkan Drakor yang berjumlah 20 episode ini ke dalam listmu. Dijamin tidak mengecewakan! J  

Rabu, 09 November 2016

Selamat siang teman-teman semua. Kali ini kita kedatangan tamu. Beliau adalah Aya Syarifah Nasution. Saya dan Aya sudah berteman sejak SMA. Orangnya cantik, mandiri, ramah, baik hati, pokoknya yang baik-baik ada padanya. ^_^ Nah, kali ini Aya bakalan sharing seputar bisnis yang telah dia jalani dan mengantarkannya pada tangga kesuksesan. Check this out! :)
***



Kapan Aya gabung Oriflame?
Kalau gabung sudah cukup lama. Di tahun 2012. Tapi nggak ngejalanin bener-bener. Seriusnya ngerjain di Oktober 2013. Mulai memprioritaskan dan mengerjakan dengan sepenuh hati. 





Siapa yang mengenalkan Aya pada Oriflame?
Udah tahu Oriflame dari dulu. Teman-teman kampuss udah ngajakin tapi nggak tertarik. Gabungnya sama orang nggak kenal di tengah jalan, itu juga karena murah banget lagi promo cuma 10rb. Diajak kenalan sama Kak Windy di tengah USU dan ternyata diprospekin. Ya sudah, gabung deh. Hahahaa.



Kenapa Aya tertarik untuk terjun dibisnis Oriflame?
Saat mutusin buat serius Oriflame kan masih harus masuk kuliah. Disuruh cari kerja deh tuh, dan akhirnya pilih Oriflame karena di Oriflame banyak mahasiswa yang udah sukses tapi nggak ganggu perkuliahan. Selain itu karena jam kerjanya nggak diatur atasan dan kerjanya juga bebas mau di mana saja dan kapan saja. Intinya Aya nggak nyaman dengan dunia kerja yg harus stay di satu tempat. Bosen.



Suka duka apa yg Aya rasakan selama menjalani bisnis ini?
Namanya bisnis suka dukanya pasti ada. Apalagi ini bisnis jaringan yg menyangkut kerja orang lain. Dukanya yaa ditinggalin downline yang sudah kita fokusin karena nggak sabaran dengan hasilnya. Pernah juga turun level tapi Alhamdulillah ya harus tetap bersyukur. Rencana Allah jauh lebih indah. Kalo suka nya ya jadi punya banyak sahabat. Nggak cuma mau berjuang bareng di bisnis tapi udah jadi kayak keluarga. Bersyukur juga bisa bantu perekonomian teman-teman mahasiswa, kerja, irt, dll di jaringan Aya. Jadi suksenya barengan.



Sudah berapa jaringan yang Aya miliki?
Karena Aya mau kejar level Diamond, jadi Aya bangun 6 jaringan. Aya udah punya 1 jaringan senior manager yg punya income 5jt/bulan namanya Kak Recka pegawai honorer Polres Kota Padangsidimpuan, ada juga manager 18% alumni Pend. Bahasa Inggris UMSU di Medan yg incomenya 3jt/bulan,  namanya Fathya, Alumin IAIN Padangsidimpuan juga ada manager 15% dengan income 2jt/bulan namanya Shiela dan yang masih mahasiswi juga ada mahasiswi biologi UMTS Padangsidimpuan namanya Thiny incomenya 2jt/bulan juga.  Selain mereka masih ada beberapa manager dan consultant di jaringan Aya yang kami bina bersama. 



Apa saja yang sudah Aya dapatkan dari bisnis ini?
Pastinya hadiah-hadiah yang setiap bulan Oriflame kasih itu banyak banget. Dari tas, dompet, peralatan kecantikan sampe peralatan dapur. Selain itu Alhamdulillah income perbulan untuk biayain kuliah sendiri dan juga biayain hidup sendiri. Oriflame juga udah bayarin Aya & ribuan leader Indonesia liburan di Jogja tahun 2014 dan Bandung tahun 2015. Kami dikasih fasilitas hotel bintang 5 free.  Aya juga sudah dikasih Oriflame Cash Award 7jt diluar bonus bulanan di November 2015, doakan yaa sekarang sedang menuju cash award 10jt dan akan terus berjuang jemput 14jt,21jt,28jt,42jt,dst. Aamiin.



Boleh minta pesan buat teman-teman di luar sana yg baru join atau pengen join Oriflame tapi masih ragu, takut, dan malu?
Ragu, takut dan malu melakukan hal baru itu biasa. Tapi kalau nggak dimulai nggak akan pernah punya pengalaman. Mencoba tak mengapa, mengapa tak mencoba? Apalagi Oriflame sudah banyak banget ngebuktiin kalo siapa pun latar belakangnya, mau irt, pelajar, karyawan bahkan pengangguran semuanya bisa sukses di Oriflame. Yang penting kuncinya mau terus belajar, nggak berhenti berusaha dan terus melakukan action!



Apa impian Aya ke depannya?
Impian Aya pengen jadi diamond dalam waktu dekat. Karena diamond adalah level heaven di Oriflame yg InsyaAllah hasilnya slalu bisa dinikmati dengan keluarga. Dimana level diamond income sudah 30jt + cash award 42 jt + 2 tiket liburan keluar negeri 2x setahun + gratis mobil CRV atau Rumah. Aya pilih rumah dong. Rumah buat mama papa dan juga pengen banget bisa kasih ortu bulanan biar nggak perlu jaga toko lagi dari pagi sampe malam. Dan masih banyak lagi impian yang sudah dirancang, seperti bangun usaha kuliner, fashion dan masjid. Semoga impian Aya dan teman-teman semua dilancarkan Allah SWT ya. Karena nggak ada mimpi yang ketinggian, yang ada usaha dan doanya kurang kenceng dan maksimal. Semangaaattt !




Follow Me @evariyantylubis